Amartha Hangtuah
Rotasi Tujuh Pemain NSH Bungkam Hangtuah
NSH Mountain Gold Timika bangkit dari kekalahan di gim sebelumnya dengan membekuk Amartha Hangtuah 68-59, Selasa, 8 Maret 2022. NSH tampil dominan dengan selalu...
Buzzer Beater William Green Bungkam Amartha Hangtuah
Bali United Basketball menang dramatis atas Amartha Hangtuah 54-53, Sabtu, 5 Maret 2022. Buzzer beater William Green jadi penentu kemenangan Bali United. Melalu...
Basket Indonesia Harus Kembali ke Dasar
Indonesian Basketball League (IBL) 2022 sudah berjalan. Seri 1 Jakarta baru saja berakhir semalam, 22 Januari, setelah berlangsung selama satu pekan penuh. Tercatat tiga tim masih tak terkalahkan di seri pembuka ini sedangkan ada dua tim yang masih nirkemenangan di periode yang sama.
Antonius Fery Rinaldo Jadi Kepala Pelatih Baru Hangtuah
Amartha Hangtuah bergerak cepat. Setelah dipastikan tak lagi bersama Rastafari Horongbala, Hangtuah menjatuhkan pilihan kepala pelatih baru mereka kepada Antonius Fery Rinaldo. Kepastian ini diumumkan melalui Instagram resmi Hangtuah, Minggu, 11 Juli 2021.
Rangkuman Perjalanan Tiga Seri IBL 2021
Indonesian Basketball League (IBL) 2021 digelar dengan sistem “gelembung” di Villa Robinson, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sistem ini digunakan untuk membatasi penyebaran virus korona. Dimulai sejak 10 Maret lalu, IBL 2021 sudah melewati tiga dari empat seri yang ada di musim reguler. Untuk babak playoff sendiri, rencananya akan digelar di Mahaka Square Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pertahanan Apik Satria Muda Semakin Benamkan Hangtuah
Satria Muda Pertamina Jakarta menutup Seri 1 IBL 2021 dengan kemenangan. Menghadapi Amartha Hangtuah, Satria Muda tampil dominan sepanjang gim. Hangtuah hanya mendapatkan kesempatan unggul empat poin di awal gim dan setelahnya Satria Muda tak terkejar. Sempat unggul 28 poin, Satria Muda akhirnya menutup gim dengan kemenangan selisih 22 poin, 84-62.
Kuat di Area Kunci, Prawira Bandung Lewati Amartha Hangtuah
Prawira Bandung memulai pertandingan hari ketiga Seri 1 IBL 2021 dengan menghadapi Amartha Hangtuah. Ini adalah pertandingan kedua masing-masing tim musim ini. Menariknya, seperti gim sebelumnya, Prawira tampak kesulitan di awal laga. Hangtuah bahkan menutup kuarter pertama dengan keunggulan enam poin. Namun, selepas itu, Prawira bangkit perlahan dengan minimal mencetak 22 poin di tiga kuarter tersisa. Hal tersebut membuat Prawira akhirnya menang dengan skor akhir 86-73.