Jalen Brunson melakukan pengorbanan finansial yang jarang terjadi di NBA saat ini, dan sekarang dia berharap New York Knicks membalas kebaikannya. Brunson mengungkapkan bahwa ia berharap tim akan berbuat baik padanya di masa depan, setelah menandatangani perpanjangan kontrak yang menguntungkan tim pada tahun 2024.
Brunson memilih untuk mengamankan perpanjangan kontrak empat tahun senilai 156,5 juta Dolar AS daripada menunggu satu musim lagi untuk mengejar kesepakatan maksimal lima tahun senilai 269 juta Dolar AS. Keputusan ini memberi New York fleksibilitas penting dalam batasan gaji (salary cap) saat mereka terus membangun tim di sekitar pemain andalan mereka.
"Jelas kami ingin mereka memperlakukan saya dengan adil," kata Brunson menurut laporan ESPN. "Saya rasa siapa pun akan menginginkan hal yang sama. Saya merasa telah berkorban."
Pengorbanan itu bukanlah hal yang sepele. Dengan menandatangani kontrak lebih awal, Brunson secara efektif melepaskan uang jaminan sebesar 113 juta Dolar AS. Mulai tahun 2028, ia akan memenuhi syarat untuk kontrak lima tahun baru yang diproyeksikan sebesar 417,8 juta Dolar AS, meskipun ia akan memasuki kesepakatan itu pada usia 32 tahun.
Brunson menjelaskan bahwa risiko dalam keputusannya sangat besar.
"Saya pernah melihat pemain menunggu, lalu cedera, dan kemudian mereka berada di bawah belas kasihan organisasi," katanya. "Banyak orang mengatakan saya berkorban untuk tim. 100 persen saya berkorban untuk tim. Tetapi yang terpenting, saya memastikan keluarga saya dan saya terurus."
Brunson ini selalu mempertimbangkan setiap keputusan besar dalam kariernya. Pada tahun 2022, ia meninggalkan Dallas Mavericks meskipun memiliki kesempatan untuk terus bermain bersama Luka Doncic, dan memilih untuk mempertaruhkan kariernya di New York. (tor)
Foto: newsweek.com





0822 3356 3502