Detroit Pistons mencatat perolehan sebagai tim terbaik Wilayah Timur hingga jeda NBA All-Star 2026. Pistons meraih rekor kemenangan 40-13. Padahal dua musim lalu, Pistons mendapat rekor terburuk dalam sejarah waralaba. Cade Cunningham merasakan peralihan dua momen tersebut dan bangga bisa melewati masa terburuk.
Perolehan Pistons pada musim ini hanya tertinggal dari Oklahoma City Thunder (42-14). Bagi Thunder, rekor itu terbilang wajar. Mereka juara bertahan. Tapi tidak bagi Pistons. Bahkan kesuksesan Pistons ke puncak Wilayah Timur tidak terprediksi sebelumnya.
“Kami hanya akan menjalankan perlombaan kami. Kami menyukai posisi kami saat ini. Kami akan terus berusaha untuk menyelesaikan musim ini dengan baik,” ucap Cunningham melalui laman resmi NBA.
Baca juga: USA Stars Memenangkan NBA All-Star Game 2026, Anthony Edwards Jadi MVP
Pistons menjadi bulan-bulan pada NBA 2023-2024. Mereka kalah dalam 28 pertandingan beruntun. Terburuk dalam sejarah liga bersama Philadelphia 76ers. Pistons menutup musim dengan rekor 14-68.
Peningkatan dimulai pada NBA 2024-2025. Pistons mulai bangkit dengan 44-38. Untuk pertama kalinya dalam enam musim, Pistons lolos ke playoff. Perjalanan mereka terhenti di ronde pertama usai kalah enam gim dari New York Knicks.
“Ini sulit. Ini perjalanan yang panjang. Tapi saya akan berupaya keras setiap hati, mencari cara terhubung dengan kota ini sebaik mungkin, dan membawa kemenangan untuk Detroit,” ucap Cunningham.
Baca juga: NBA Pistons Rentetan Sembilan Kemenangan Beruntun Hornets
Jika bisa mempertahankan posisi sampai akhir musim reguler, kemungkinan Pistons bisa menggelar Gim 1 ronde pertama di Little Caesars Arena, Detroit. Ini akan menjadi seri gim kandang pertama Pistons setelah 18 tahun.
“Itulah yang dihormati dan dicintai Detroit yaitu pemain yang berupaya dan berkompetisi dengan sungguh-sungguh. Ada kalanya cara bermain kami tidak disukai. Kami menemukan solusinya dan sekarang kami memiliki sesuatu yang sedang dibangun. Sekarang kami hanya perlu terus maju,” lanjut Cunningham.
Kebangkitan Pistons juga seiring dengan performa Cunningham. No. 1 NBA Draft 2021 itu meraih All-Star pertamanya pada musim lalu. Dua kali beruntun setelah menjadi starter NBA All-Star 2026.
Dalam musim kelimanya ini, Cunningham memimpin Pistons dengan rata-rata 25,3 poin, 5,6 rebound, 9,6 asis, dan 1,5 steal. Pemain 24 tahun itu memiliki akurasi tembakan 46,2 persen dengan tripoin 33 persen. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502