Mungkin masa keemasan Draymond Green sebagai pemain sudah lewat. Tetapi Green masih menjadi salah satu pemain paling vokal di liga. Orang-orang ingin mendengar "ocehannya", kritik pedas terhadap liga dan pemain, dan yang terbaru tentang cita-cita mulianya.
Sebelumnya, Green mengungkapkan kekesalannya tentang Perjanjian Kolektif (CBA) NBA. Green menyatakan bahwa CBA NBA saat ini telah mempengaruhi bursa pasar pemain free-agent, karena adanya "batas gaji kedua", yang bertindak sebagai batasan gaji tetap bagi tim. Veteran NBA selama 13 tahun ini percaya bahwa perubahan tersebut sangat memengaruhi pemain, tetapi ia berpikir banyak pemain salah mengelola karier mereka, karena mereka tidak menyadari seluk-beluk bisnis ini.
Green meyakini bahwa dia bisa membantu mendidik para pemain dengan lebih baik, seandainya dia menjadi presiden Asosiasi Pemain NBA (NBPA). "Seharusnya aku yang jadi presiden Asosiasi Pemain lol. Aku bisa banyak membantu," tulis pemain berusia 35 tahun tersebut di media sosial.
Presiden NBPA adalah CJ McCollum, yang terpilih pada Agustus 2021. Dua tahun kemudian, Perjanjian Kolektif (CBA) NBA saat ini disahkan. Pemain lain di dewan tersebut termasuk wakil presiden pertama Grant Williams, yang diangkat beberapa bulan sebelum CBA baru, dan bintang Celtics Jaylen Brown, yang telah menjadi anggota dewan sejak 2019.
Direktur eksekutif serikat pekerja tersebut adalah Andre Iguodala, mantan rekan setim Green di Warriors. Keduanya memenangkan empat kejuaraan NBA bersama Steph Curry dan Klay Thompson. Iguodala mengambil peran tersebut pada November 2023, beberapa bulan setelah CBA saat ini mulai berlaku.
Setelah menyatakan keinginannya menjadi Presiden NBPA, kini Green malah mengajukan diri menjadi Komisioner NBA setelah pensiun dari bola basket. Green mengindikasikan bahwa peran kepemimpinan dalam liga adalah sesuatu yang akan benar-benar dia pertimbangkan.
Green mengaitkan potensi kepindahan itu dengan keinginannya untuk melihat NBA terus berkembang dan meningkat.
"Saya sangat ingin. Saya selalu ingin melihat liga ini berkembang. Selama saya berada di liga ini, saya telah mengalami beberapa kendala, tetapi saya berharap, dan saya pikir saya telah melakukan lebih banyak hal baik daripada buruk," ungkapnya.
Juara NBA empat kali itu mengakui bahwa kariernya telah mencakup momen-momen kontroversial. Namun demikian, ia menyatakan bahwa pengaruhnya secara keseluruhan terhadap liga bersifat konstruktif.
Green menyebut pertumbuhan sebagai motivasi utamanya. Ia menggambarkan peran komisaris sebagai jalan untuk membantu membentuk masa depan jangka panjang NBA.
Alih-alih menyampaikan ide tersebut secara sambil lalu, Green membicarakannya sebagai jalur yang sah setelah masa bermainnya berakhir. Komentarnya menunjukkan bahwa ia bermaksud untuk tetap terhubung erat dengan liga dalam kapasitas tertentu. (tor)
Foto: Ray Chavez - Bay Area News Group





0822 3356 3502