Masa depan Stephen Curry di Golden State Warriors terus dipertanyakan. Manajer Umum Warriors Mike Dunleavy Jr. secara terbuka mengungkapkan sikap manajemen jika Curry suatu hari Curry ingin meninggalkan Bay Area.

Dalam percakapan terbaru dengan Anthony Slater dari The Athletic, Dunleavy menegaskan bahwa Curry masih menjadi bagian penting dari rencana Warriors. Bahkan Curry disebut ingin menutup karier sebagai pemain yang hanya membela satu klub.

Namun, Dunleavy tidak memungkiri jika ada kemungkinan Curry meminta pertukaran. Sebuah skenario yang selama ini sulit dibayangkan. Warriors akan menghormati keputusan tersebut.

Baca juga: Knicks vs Sixers dan Lakers vs Warriors Mengawali NBA Cup 2026

“Pada akhirnya, itu adalah pilihan dan keputusan dia. Termasuk jika dia membiarkan kontraknya berakhir dan kemudian pergi,” kata Dunleavy yang merujuk pada sisa kontrak Curry yang akan menjalani tahun terakhir di kontraknya.

Bagi Warriors, Curry bukan hanya sekadar pemain bintang. Curry menjadi wajah waralaba sekaligus sosok yang mengubah sejarah. Kehadiran Curry merevolusi permainan NBA. Ia juga membawa Warriors mendominasi liga dengan empat gelar serta berlaga di Final NBA lima musim beruntun.

“Jika Steph datang kepada saya dan ingin dipindahkan, saya dan (pemilik Warriors) Joe (Lacob) akan membicarakannya. Kami tentu tidak akan menyukainya. Tetapi dia sudah mendapatkan hak untuk melakukan apa yang dia inginkan,” tutur Dunleavy.

Baca juga: Warriors Masih Pasif di Bursa Transfer, Stephen Curry Pilih Jaga Masa Depan Tim

Dengan demikian, apabila Curry secara pribadi menyampaikan keinginan untuk pindah tim, Warriors tidak akan memaksanya bertahan. Namun, situasi tersebut saat ini masih sebatas kemungkinan. Tidak ada indikasi bahwa Curry sedang meminta untuk ditukar.

Justru Dunleavy menegaskan bahwa Curry masih memiliki keinginan untuk mengakhiri kariernya bersama Warriors. Bahkan Warriors disebut mempersiapkan perpanjangan kontrak untuk Curry senilai 136 juta Dolar AS untuk dua tahun.

Sementara itu, pergerakan Warriors di jeda musim mendapat berbagai kritik. Warriors gagal mendapatkan sejumlah target. Seperti LeBron James dan Jaylen Brown. Dengan demikian, saat ini Warriors masih mengandalkan kombinasi veteran Jimmy Butler, Draymond Greem serta Kristaps Porzingis.

Warriors hanya mencatat menang-kalah 37-45 di NBA 2025-2026. Tim asuhan Steve Kerr itu mengakhiri musim di play-in. Curry masih produktif meski diganggu cedera lutut dengan rata-rata 26,6 poin dalam 41 pertandingan. Kondisi itu memunculkan pertanyaan tentang kemampuan Warriors membangun tim yang kompetitif untuk memaksimalkan sisa masa kejayaan Curry. (rag)

Foto: NBA

Komentar