Stephen Curry sudah meraih segalanya dengan Golden State Warriors. Mulai dari gelar, pencapaian individu, hingga rekor finansial. Tetapi Curry belum puas. Ia masih punya satu sambisi yang membuatnya mengambil keputusan tak biasa.

Curry masih ingin merasakan kembali atmosfer menjadi juara bersama Warriors. Keinginan tersebut bahkan membuatnya bersedia mengorbankan sesuatu yang selama ini menjadi bagian penting dalam karier profesional yaitu nilai kontraknya.

MVP NBA dua kali itu sepakat memperpanjang kontraknya dengan Warriors yang berdurasi dua tahun. Kesepakatan tersebut bernilai 116 juta dolar AS atau setara dengan Rp1,9 triliun. Tetapi angka tersebut sebenarnya masih berada di bawah nilai maksimal yang bisa diterima Curry.

Baca juga: Kontrak Baru Warriors Antar Stephen Curry ke Rekor Finansial NBA

Dalam sesi media day pada Senin (28/9) waktu setempat, Curry menegaskan keputusan itu bukan semata karena uang. Ia ingin memberi ruang lebih besar kepada Warriors untuk membangun tim yang kompetitif.

Nilai kontrak Curry lebih rendah 20 juta dolar AS dari nilai maksimal yang bisa ia dapatkan. “Ya, saya memang ditawari kontrak dengan nilai maksimal. Semua pilihan juga tersedia untuk dipertimbangkan,” ujar Curry.

Namun, setelah mempertimbangkan berbagai skenario, Curry memilih jalan berbeda. Ia ingin mencari keseimbangan antara kepentingannya sebagai pemain, kebutuhan tim, dan peluang Warriors untuk kembali bersaing memperebutkan gelar.

“Itu adalah perjalanan yang sangat dipikirkan bersama. Kami mempertimbangkan apa yang terbaik untuk saya, untuk tim, untuk saat ini, serta fleksibilitas sepanjang sisa karier saya,” kata juara NBA empat kali tersebut.

Baca juga: Stephen Curry Akui Ikut Bujuk LeBron James Gabung Warriors

Kontrak baru tersebut sekaligus membuka peluang Curry mengakhiri seluruh kariernya bersama Warriors. Ia direkrut Warriors sebagai No. 7 NBA Draft 2009 dan telah membawa waralaba tersebut dalam era terbaik yang legendaris.

“Ini adalah rumah. Ini adalah sesuatu yang kami bangun. Ini adalah komunitas tempat saya bermain sepanjang karier. Bisa menyelesaikan cerita ini dengan cara yang tepat adalah bagian besar dari apa yang bisa saya kendalikan,” tutur pemain 38 tahun itu.

Kini Curry memasuki musim ke-18 dengan motivasi berbeda. Ia ingin memanfaatkan sisa waktunya untuk kembali membawa Warriors ke level tertinggi setelah momen sulit musim lalu.

Curry hanya tampil dalam 43 pertandingan setelah mengalami cedera lutut kanan. Ia absen 27 laga beruntun. Curry mencatat rata-rata 26,6 poin, 4,7 asis, 3,6 rebound, dan 1,1 steal dalam 30,9 menit per gim. (rag)

Foto: NBA

Komentar