Detroit Pistons belum juga menemukan titik temu dengan Jalen Duren. Ketika musim baru semakin dekat, persoalan kontrak justru membuat Duren berpotensi melewatkan salah satu agenda penting tim.

Negosiasi kontrak antara Pistons dan Duren hingga kini belum menemukan titik temu. Situasinya bahkan mulai mempengaruhi persiapan sang pemain menyambut musim 2026-2027 yang semakin dekat.

Duren dilaporkan berencana melewatkan media day Pistons pada Senin (28/9) waktu setempat. Keputusan tersebut berkaitan dengan kebuntuan pembicaraan kontrak yang masih berlangsung.

Pistons sebenarnya sudah meningkatkan tawaran mereka. Klub tersebut dilaporkan menawarkan kontrak lima tahun senilai 200 juta dolar AS kepada Duren. Namun, angka tersebut belum cukup untuk menghasilkan kesepakatan.

Baca juga: Sembilan Gim di Minggu Pembuka NBA 2026-2027 Langsung Panas

Situasi semakin pelik karena Duren sebenarnya memiliki nilai kontrak yang jauh lebih besar. Hal ini dipengaruhi oleh keberhasilan Duren masuk All-NBA Third Team musim lalu. Duren memenuhi syarat untuk nilai hingga sekitar 287 juta dolar AS.

Artinya terdapat jarak yang cukup besar antara nilai maksimal yang bisa diterima Duren dan tawaran yang saat ini dilaporkan diajukan Pistons. Kondisi ini yang membuat negosiasi menjadi lebih pelik.

Duren memiliki pilihan lain. Ia bisa menerima qualifying offer senilai 9,6 juta dolar AS untuk musim 2026-2027. Jika mengambil opsi tersebut, Duren dapat memasuki free agency pada musim panas 2027.

Pistons masih berusaha mempertahankan pemain berusia 22 tahun tersebut dalam jangka panjang. Sementara Duren memiliki kesempatan untuk menunda keputusan dan kembali membuka pembicaraan kontrak pada tahun berikutnya.

Baca juga: Pistons Siap Kunci Masa Depan Jalen Duren dan Tobias Harris

Batas waktu qualifying offer juga semakin dekat yakni pada Kamis (1/10) mendatang. Dengan demikian, Pistons dan Duren tidak memiliki banyak waktu untuk menemukan jalan keluar.

Kebuntuan tersebut mulai terlihat dalam aktivitas Duren bersama tim. Selain berpotensi tidak hadir dalam media day, ia juga sebelumnya melewatkan sejumlah kegiatan Pistons selama jeda antarmusim.

Jika Duren benar-benar tidak hadir dalam media day, perhatian berikutnya akan tertuju pada kamp pelatihan yang dimulai sehari kemudian. Duren kemungkinan juga tidak ikut serta saat tim berkumpul untuk musim baru.

Situasi ini tentu menjadi persoalan penting bagi Pistons. Duren baru saja menjalani musim reguler terbaik dalam kariernya dengan rata-rata 19,5 poin dan 10,5 rebound per gim. Meski di playoff tidak sekuat musim reguler dan Pistons tersingkir di semifinal. (rag)

Foto: NBA

Komentar