Jalen Duren akhirnya mendapat kepastian soal masa depannya di Detroit Pistons. Kedua belah mencapai negosiasi kontrak yang berlangsung hingga mendekati batas akhir. Duren pun bisa bergabung dengan rekan-rekannya di kamp pelatihan menatap NBA 2026-2027.
Setelah melalui negosiasi yang sempat diwarnai ketegangan, Duren menerima kontrak baru berdurasi lima tahun. Kerja sama tersebut bernilai 200 juta dolar AS menurut agen Duren, Chafie Fields kepada ESPN.
Duren sebenarnya memiliki opsi untuk menolak tawaran tersebut. Ia bisa menerima qualifying offer senilai 9,6 juta dolar AS untuk musim 2026-2027. Pilihan itu akan membuatnya menjadi unrestricted free agent pada musim panas berikutnya.
Baca juga: Kontrak Pistons Masih Buntu, Kegiatan Jalen Duren Ikut Tergangggu
Namun, Duren akhirnya memilih kontrak jangka panjang bersama Pistons yang dijamin penuh. Kesepakatan tersebut dicapai hanya beberapa jam sebelum batas waktu qualifying offer pada 1 Oktober.
Negosiasi berlangsung alot. Pistons sebelumnya dikabarkan mengajukan tawaran di kisaran 170 hingga 190 juta dolar AS. Akhirnya menaikkannya menjadi 200 juta dolar AS. Laporan juga menyebut klausul terkait berat badan yang kemudian dihapus dari kesepakatan final.
Duren datang dengan modal musim terbaik kariernya. Ia mencatat rata-rata 19,5 poin dan 10,5 rebound per pertandingan dalam 70 pertandingan pada musim 2025-2026. Ia juga untuk pertama kalinya terpilih sebagai All-Star dan masuk All-NBA Third Team.
Namun, performanya menurun drastis di playoff. Duren hanya mencetak 10,2 poin dan 8,5 rebound per gim. Persentase tembakannya juga turun menjadi 51,4 persen di playoff. Pistons tersingkir dari semifinal usai kalah 3-4 dari Cleveland Cavaliers.
Baca juga: Ausar dan Amen Thompson Cetak Sejarah Baru di NBA
Performa tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Pistons tidak memberikan kontrak maksimal. Duren sebenarnya memenuhi syarat untuk mendapatkan kontrak lima tahun senilai sekitar 287 juta dolar AS setelah masuk All-NBA.
Dengan kesepakatan ini, Duren tetap menjadi bagian penting dari fondasi masa depan Pistons. Mereka sebelumnya juga telah mengamankan Cade Cunningham dan Ausar Thompson dengan kontrak jangka panjang.
Sementara itu, Pelatih Pistons J.B. Bickerstaff memastikan drama negosiasi tersebut tidak meninggalkan masalah di ruang ganti. Ia menegaskan bahwa yang terpenting bagi Pistons adalah kembalinya Duren.
“Saya tahu JD juga ingin kembali. Tidak pernah ada perselisihan antara kami dan bagaimana perasaan kami terhadapnya. Kami tahu betapa berartinya dia bagi kami dan betapa pentingnya dia selama beberapa tahun terakhir,” kata Bickerstaff. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502