Keputusan LeBron James meninggalkan Los Angeles Lakers langsung memicu gelombang reaksi dari dunia NBA. Salah satu yang paling menyita perhatian datang dari bintang muda sekaligus rekan setimnya yaitu Luka Doncic.
Melalui unggahan di media sosialnya, Doncic memberikan pesan singkat namun penuh makna untuk sang legenda NBA tersebut. Ia menyebut bahwa bermain bersama LeBron merupakan pengalaman berharga yang tidak akan terlupakan.
Pernyataan itu menegaskan rasa hormat besar Doncic kepada LeBron, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di liga. Meski kebersamaan mereka di Lakers terbilang singkat, keduanya sempat membentuk duet yang menjadi sorotan liga.
Doncic datang ke Lakers dalam sebuah pertukaran yang paling mengguncang dalam sejarah NBA. Dallas Mavericks menawarkan Doncic sebagai ganti untuk Anthony Davis pada Februari 2025.
Dalam musim penuh pertamanya dengan Lakers, Doncic meraih All-NBA keenam dalam kariernya. Doncic juga menjadi top skor musim lalu dengan rata-rata 33,5 poin per gim. Sayangnya, Doncic terganggu karena cedera hamstring tingkat dua di akhir musim.
Tanpa ada Doncic, LeBron menjadi pemimpin Lakers yang menutup musim reguler dengan perolehan 53-29 sebagai unggulan keempat Wilayah Barat. Sepanjang seri playoff, LeBron memimpin Lakers dengan rata-rata 23,2 poin per gim. Lakers terhenti di semifinal usai disapu bersih Thunder.
Langkah LeBron di Crypto.com Arena setelah Gim 4 itu ternyata merupakan terakhir kalinya ia mengenakan seragam Purple and Gold. Memang bukan hasil yang diharapkan. Tapi LeBron sudah membuat pilihan.
LeBron memutuskan mengakhiri perjalanannya bersama Lakers setelah delapan musim. Kabar dari LeBron sekaligus menegaskan dua hal. Ia tidak lagi bersama Lakers musim depan. Sekaligus melanjutkan karier legendaris dengan memasuki musim ke-24.
“Kami akan selalu berterima kasih atas delapan tahun yang ia habiskan bersama Lakers. Kami mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia akan selalu menjadi bagian yang sangat dihargai dari keluarga Lakers,” kata Jeanie Buss, Gubernur Lakers, dalam sebuah pernyataan.
Kepergian LeBron menandai berakhirnya sebuah era penting bagi Lakers. Selama delapan musim, ia berhasil membawa tim meraih gelar NBA 2020 dan mencatat berbagai rekor individu, termasuk menjadi pencetak poin terbanyak sepanjang masa NBA. (rag)
Foto: Alex Slitz/AFP





0822 3356 3502