Doc Rivers akan dilantik sebagai anggota kehormatan Naismith Memorial Basketball Hall of Fame. Tapi Rivers tidak ingin acara pelantikan menjadi panggung untuk dirinya. Justru Rivers melihat kesempatan itu untuk mengenang orang-orang yang membentuk perjalanan kariernya hingga mencapai titik ini.
Pelantikan anggota Hall of Fame berlangsung pada 14-15 Agustus 2026. Rangkaian acara digelar di beberapa lokasi. Mulai dari Mohegan Sun Arena hingga Springfield, Massachusetts.
Hall of Fame 2026 terdiri dari sembilan orang/tim. Selain Rivers sebagai pelatih, ada Mark Few, Mike D’Antony, dan Joey Crawford (wasit). Dari sisi pemain terdiri dari Amar’r Stoudemire, Elena Delle Donne, Chamique Holdsclaw, dan Candace parker. Diikuti timnas putri AS untuk Olimpiade Atlanta 1996.
Baca juga: Hall of Fame 2026 Jadi Pelipur Lara Doc Rivers
Dilansir melalui laman ESPN, Rivers mengaku membutuhkan waktu untuk menyusun pidatonya di acara pelantikan. Coach of the Year 2000 itu menyadari bahwa pencapaiannya menuju Hall of Fame tidak pernah merupakan hasil kerja seorang diri.
“Ada semua pelatih yang hadir dalam perjalanan hidup Anda, orang tua, dan para pemain. Ini adalah sebuah perjalanan yang penuh rasa syukur. Menurut saya memang itulah makna dari Hall of Fame,” ucap Rivers.
Rivers melihat perjalanan menuju Hall of Fame sebagai sebuah perjalanan yang dibentuk oleh banyak orang. Salah satu sosok penting dalam hidupnya adalah Pat Riley, yang terus mendorong Rivers untuk terjun ke dunia kepelatihan ketika ia masih bekerja sebagai analis.
Baca juga: Bongkar Masalah Disiplin Bucks, Myles Turner Singgung Giannis dan Doc Rivers
Setelah pensiun sebagai pemain pada 1996, Rivers langsung terjun menangani Orlando Magic pada 1999. Kemudian ia juga pernah membesut Celtics, Clippers, Sixers, dan Bucks. Namanya masuk 15 besar pelatih terbaik NBA pada 2021.
Rivers memiliki alasan kuat untuk menjadi anggota Hall of Fame. Ia memiliki catatan kepelatihan 1194 kemenangan dalam 2060 pertandingan musim reguler. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak keenam dalam sejarah NBA. Kemudian Rivers mengoleksi 114 kemenangan di playoff. Termasuk saat membawa Boston Celtics juara pada 2008.
Setelah 27 tahun menjadi pelatih NBA, Rivers memastikan kiprahnya di liga telah berakhir. Musim 2025-2026 bersama Milwaukee Bucks menjadi momen pamungkasnya sebagai pelatih.
Pria 64 tahun itu mengakui kehidupan sebagai pelatih NBA memiliki konsekuensi besar terhadap keluarga. Kini Rivers memasuki fase baru dan ingin menikmati waktu bersama cucu-cucunya. Tapi ia tetap berada di dunia basket meski bukan lagi sebagai pelatih. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502