IBL

luka doncic
Tumbang Tiga Pertandingan, Charles Barkley Menyindir Lakers
Analis NBA Charles Barkley membuat pernyataan yang kontroversial. MVP NBA 1993 itu mengatakan bahwa Los Angeles Lakers sengaja kalah. Lakers memang sedang dalam tren buruk karena tersungkur dalam tiga pertandingan terakhir.
Suns Menang Dramatis Dari Lakers Lewat Tripoin Royce O'Neale
Royce O'Neale mencetak tembakan tripoin dengan sisa waktu 0,9 detik, untuk membawa Phoenix Suns yang kekurangan pemain, mengalahkan Los Angeles Lakers, 113-110, pada Kamis malam (26/2) waktu AS. O'Neale menyelematkan Suns, setelah mereka menyia-nyiakan keunggulan 12 poin di menit-menit terakhir. 
Lakers Tampil Buruk Saat LeBron, Doncic, dan Reaves Bermain Bersama
Los Angeles Lakers (34-23) turun ke peringkat enam Wilayah Barat setelah menelan dua kekalahan beruntun. Dalam acara First Take, Analis NBA Brian Windhorst menjelaskan bahwa Lakers bermain buruk justru saat LeBron James, Luka Doncic, dan Austin Reaves tampil bersama.
Luka Doncic Jelaskan Alasan Menyerahkan Tembakan Akhir ke LeBron
Los Angeles Lakers kalah tipis 110-109 dari Orlando Magic. Lakers punya peluang merebut kemenangan di detik-detik krusial. Peluang itu ada pada Luka Doncic. Tetapi Doncic membuat keputusan lain. Akhirnya Lakers menelan dua kekalahan beruntun.
Wendell Carter Jr. Jadi Penentu Kemenangan Magic Atas Lakers
Orlando Magic meraih hasil manis dalam laga tandang ke Los Angeles. Setelah mengalahkan Clippers 111-109 (22/2), Magic juga menumbangkan Lakers dengan skor tipis 110-109. Wendell Carter Jr. menjadi penentu kemenangan Magic pada Selasa (24/2) di Crypto.com Arena tersebut.
Byron Scott Tidak Yakin Lakers Bisa Juara Pada Musim Ini
Los Angeles Lakers percaya diri bisa bersaing memperebutkan gelar juara pada musim ini. Tapi Byron Scott berkata lain. Mantan pemain Lakers di era Showtime itu meragukan Lakers bisa mengangkat trofi Larry O’Brien pada musim ini.
Empat Kandidat MVP NBA 2026 Terancam Syarat Minimal 65 Gim
Mungkin ada kejutan dalam persaingan MVP NBA 2026. Ada peluang nama-nama favorit tidak mendapat trofi Michael Jordan. Ini disebabkan oleh aturan minimal bermain 65 pertandingan. Aturan ini membuat empat kandidat tidak memenuhi syarat.