Stephen Curry secara resmi menjadi pemain free-agent untuk dukungan sepatu, dan drama yang menyertainya terasa lebih besar daripada seri playoff mana pun. Dikutip dari Sole Retriever, setelah perpisahan dengan Under Armour dan ketidakpastian seputar masa depan Curry Brand, bintang Golden State Warriors tersebut mengerucutkan pilihan kepada tiga merek, dan salah satunya Anta, dari Tiongkok.
Curry tidak membatasi diri pada satu merek saja selama "masa bebasnya". Ia telah mengenakan sepatu Nike, adidas, Jordan, dan Anta selama pertandingan, sering kali menyoroti bintang-bintang lain seperti Devin Booker, Anthony Edwards, Sabrina Ionescu, Klay Thompson, dan mendiang Kobe Bryant. Baru-baru ini ia mengenakan sepatu KAI 3 milik Kyrie Irving di Dallas, setelah secara pribadi menghubungi Irving untuk memastikan ia merasa nyaman dengan hal tersebut.
Sepanjang All-Star Weekend di Los Angeles, "Curry Watch" menjadi konten yang wajib ditonton. Para penggemar melacak setiap pasang sepatu yang dikenakannya, berspekulasi tentang apa artinya. Dia berlatih di depan umum dengan berbagai model sepatu, menandakan bahwa pintu terbuka lebar.
Curry telah menerima kebebasan memilih sepatu dengan penuh semangat, mengubah jalan menuju terowongan sebelum pertandingan dan pemanasan menjadi momen-momen yang menjadi berita utama. Namun, ia juga mengindikasikan bahwa proses ini tidak akan berlangsung selamanya. Laporan menunjukkan bahwa ia berencana untuk mempersempit rotasi sepatunya dalam waktu dekat demi konsistensi performa.
Sole Retriever melaporkan bahwa Curry telah mempersempit pilihannya menjadi tiga merek, dengan Anta termasuk di dalamnya. Selain KAI 1, Curry telah mengenakan model lain dari sepatu Anta musim ini, termasuk edisi khusus pemain KT11 untuk menghormati kontrak seumur hidup mantan rekan setimnya, Klay Thompson.
Anta juga telah melakukan langkah-langkah eksekutif yang berani, menunjuk Kyrie Irving sebagai Chief Creative Officer, dan memberinya kendali kreatif yang signifikan. Strategi pertumbuhan merek ini tampak agresif dan berfokus pada pemain. Mereka berinvestasi besar-besaran, bahkan mengakuisisi saham mayoritas di Puma, yang menandakan ambisi jangka panjang di luar sekadar bola basket.
Dari sudut pandang pasar, jika Anta berhasil merekrut Curry, itu akan menjadi peristiwa yang sangat besar. Hal itu akan langsung melegitimasi upaya mereka di Amerika Utara. Memasangkannya dengan Klay dan Kyrie di bawah naungan yang sama akan menciptakan kelompok pemain garda yang hebat dan menarik secara global.
Curry telah identik dengan Under Armour selama lebih dari satu dekade. Dia membangun Curry Brand menjadi lini sepatu khas, memenangkan kejuaraan dengannya, dan menjadi wajah divisi bola basket perusahaan tersebut. Kemitraan ini membantu mengangkat Under Armour ke dalam persaingan industri sepatu melawan raksasa seperti Nike dan Adidas.
Namun, keadaan berubah. Ketegangan dilaporkan meningkat setelah janji tentang Curry mempertahankan kepemilikan logo, merek dagang, dan identitas mereknya dicabut. Bahkan kehadiran media sosial Curry Brand pun terpengaruh, dengan pengikutnya yang sangat banyak untuk sementara dipindahkan ke akun Under Armour Basketball. Bagi seorang pemain yang membantu mengangkat merek tersebut secara budaya, itu adalah momen yang mengejutkan. (tor)
Foto: Facebook NBA





0822 3356 3502