Cleveland Cavaliers menggelar laga kandang di Gim 3 dalam seri Final Wilayah Timur 2026. Tetapi penggemar New York Knicks menyita perhatian karena terlihat menguasai kandang Cavaliers di Rocket Arena, Cleveland.
Sorotan bukan hanya tertuju pada skor telak kemenangan Knicks 121-108 atau peluang Cavaliers yang semakin tipis setelah tertinggal 3-0. Teriakan “Let’s Go Knicks” terdengar riuh di dalam Rocket Arena pada Sabtu (23/5).
Bintang Cavaliers Donovan Mitchell tidak terkejut dengan pemandangan tersebut. Mitchell lahir dan tumbuh di kota New York. Ia sudah tahu bahwa penggemar Knicks dikenal begitu masif dan loyal.
Baca juga: Cavaliers Hanya Punya Satu Peluang, James Harden Menolak Menyerah
“Saya berasal dari New York. Ini tidak mengejutkan saya. Mereka melakukannya di setiap arena. Seperti penggemar (Dallas) Cowboys. Ya begitulah mereka. Bukan hanya kami. Lihatlah Philly. Saya pernah menjadi penggemar Knicks di masa lalu,” kata pemenang Kontes Slam Dunk 2018 itu.
Mitchell lahir di Elmsford, New York. Ayah Mitchell bekerja sebagai direktur hubungan pemain New York Mets. Mitchell menghabiskan masa kecilnya di sekitar ruang ganti MLB. Mitchell pun memulai karier juniornya di New York sebelum bersekolah di Canterbury School di New Milford, Connecticut.
Invasi penggemar Knicks di Cleveland juga seiring dominasi Knicks atas Cavaliers di lapangan. Knicks tidak pernah dalam kondisi tertinggi. Jalen Brunson dan kolega membuka jarak di paruh kedua dan menang nyaman atas tuan rumah.
Baca juga: 3-0! Knicks Selangkah Lagi Menuju Final NBA 2026
Bukan kali ini saja penggemar Knicks menyerbu kandang lawan. Pemandangan serupa juga terjadi di seri melawan Philadelphia 76ers di semifinal Wilayah Timur. Penggemar Knicks “membajak” Xfinity Mobile Arena di Gim 3 dan 4. Knicks pada akhirnya menutup seri dengan kemenangan 4-0.
Sebelum dimulainya seri tersebut, bintan Sixers Joel Embiid menawarkan membeli tiket agar tidak terjadi invasi penggemar Knicks. Tapi itu tidak berpengaruh. Setelah Sixers tersingkir di Gim 4, Tyrese Maxey mengakui bahwa penggemar Knicks yang membajak arena sangat menyebalkan.
Alih-alih kesal dengan nasib serupa dengan Sixers, Mitchell justru mengevaluasi diri sendiri. Bahwa Cavaliers memang gagal memberikan alasan bagi penggemar untuk tetap bersemangat di arena.
“Para penggemar Cleveland adalah yang terbaik di dunia. Kami tidak berhasil bermain baik yang membuat penggemar Knicks bisa bersorak seperti itu. Jika kami bermain baik, mereka akan diam kan?” (rag)
Foto: Gregory Shamus/AFP





0822 3356 3502