Donovan Mitchell tidak mau mencari alasan atas kegagalan Cleveland Cavaliers di Playoff NBA 2026. Cavaliers tidak tampil sesuai ekspektasi. Mitchell mengakui bahwa timnya memang pantas menerima kritikan atas hasil tersebut.
Cavaliers menjalani perjalanan panjang di Playoff NBA 2026. Mereka mencapai Final Wilayah Timur untuk pertama kalinya sejak 2018 atau setelah era LeBron James. Tetapi Cavaliers justru tereliminasi secara menyakitkan karena kalah 4-0 dari New York Knicks.
“Kami tersingkir dengan cara disapu bersih. Kami pantas mendapatkan kritik yang datang bersama hasil tersebut. Kritik itu memang layak kami terima,” kata Mitchell saat hadir dalam siniar Cousins bersama Vince Carter dan Tracy McGrady.
Baca juga: Gagal Reuni dengan LeBron, Donovan Mitchell Makin Bersemangat Sambut Musim Baru
Mitchell menilai hasil tersebut tidak lepas dari kegagalan Cavaliers menutup dua seri sebelumnya lebih cepat. Cavaliers menjalani dua seri dengan masing-masing tujuh gim saat melawan Toronto Raptors dan Detroit Pistons.
“Kami bermain dalam dua kali Gim 7. Padahal seharusnya kami bisa menutup kedua seri itu dalam enam pertandingan. Kami tidak menjalankan tugas kami dengan baik,” ucap pemain berusia 29 tahun itu.
Cavaliers memang sempat dalam posisi unggul di playoff. Mereka memimpin 3-2 atas Raptors di ronde pertama. Tapi kalah tipis 110-112 melalui tambahan waktu di Gim 6. Cavaliers harus memainkan Gim 7 untuk memastikan diri ke babak berikutnya.
Situasi serupa juga terjadi saat melawan Pistons semifinal. Cavaliers sempat tertinggal 0-2 sebelum membalik keadaan menjadi 3-2. Tapi kesempatan menutup seri di Gim 6 gagal karena Cavaliers kalah telak. Untungnya Cavaliers bangkit di Gim 7.
Baca juga: James Harden Tetap di Cleveland
“Kalau kami bisa mengalahkan Detroit di kandang dan tidak kalah dengan selisih 20 poin. Kami seharusnya punya waktu istirahat empat hari sebelum menghadapi seri berikutnya. Tapi kami tidak menjalankan tugas kami dengan baik,” ucap Mitchell.
Setelah perjalanan panjang di dua seri tersebut, Cavaliers menghadapi Knicks dalam kondisi tidak ideal. Knicks memiliki waktu jeda yang lebih lama setelah menaklukkan Philadelphia 76ers dalam empat gim.
Dalam Gim 1 Final Wilayah Timur 2026, Cavaliers sempat memimpin 22 poin. Tapi Knicks bangkit di kuarter keempat untuk memastikan kemenangan. Setelah kekalahan itu, Cavaliers tidak berdaya di tiga gim berikutnya.
Bagi Mitchell, kegagalan itu menjadi evaluasi penting. Ia tidak ingin hanya menjadikan kekalahan dari Knicks sebagai alasan. “Lupakan sweep-nya. Mari bicara tentang sebelumnya. Kami seharusnya sudah menyelesaikan pekerjaan itu lebih awal,” pungkasnya. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502