San Antonio Spurs berbenah setelah kekalahan di Final NBA 2026. Spurs memperkuat rosternya dengan mendatangkan pemain veteran Tobias Harris melalui bursa pemain bebas. Kehadiran Harris memberikan tambahan pengalaman sekaligus kualitas bagi tim muda Spurs yang tengah bersaing di papan atas NBA.

Harris meninggalkan Detroit Pistons setelah dua tahun melalui agen bebas. Kemudian pemain 33 tahun itu menandatangani kontrak dengan Spurs dengan durasi dua tahun senilai 31 juta Dolar AS.

Meski tidak dalam puncak kariernya, Harris masih dikenal sebagai forwarda serbabisa yang mampu mencetak poin secara konsisten. Ia juga memiliki akurasi tembakan yang baik serta pengalaman tampil di pertandingan-pertandingan besar.

Harris mencatat rata-rata 13,3 poin, 5,1 rebound, dan 2,5 asis dalam 63 gim bersama Pistons pada musim lalu. Performa Harris bahkan meningkat saat playoff dengan rata-rata 18,1 poin per gim yang membuktikan dirinya masih mampu menjadi sosok penting di laga krusial.

Baca juga: Hasil Undian NBA Cup 2026: Spurs, Lakers, dan Warriors Satu Grup

Sementara itu, Spurs membangun tim yang dipenuhi talenta muda yang dipimpin oleh Victor Wembanyama. Mereka mencapai Final NBA 2026 yang merupakan pertama sejak 2014. Tetapi kedalaman skuad Spurs belum cukup mengalahkan New York Knicks dalam perebutan trofi Larry O’Brien.

Kehadiran Harris diharapkan memberi keseimbangan antara pengalaman dan produktivitas. No. 19 NBA Draft 2011 itu sekaligus menjadi mentor bagi pemain muda dalam perjalanan menuju persaingan gelar juara.

Selain kemampuan mencetak angka, Harris juga dinilai mampu membuka ruang di area perimeter berkat tembakan tripoin serta fleksibel bermain di beberapa posisi. Karakter itu diharapkan cocok dengan sistem permainan Spurs yang mengutamakan pergerakan bola dan efisiensi serangan.

Baca juga: Victor Wembanyama dan Runner Up, Enam Final dan Enam Luka Sebelum Usia 23

Spurs menggunakan seluruh pengecualian tingkat menengah untuk merekrut Harris. Mereka hanya punya 4,6 juta Dolar dibawah luxury tax yang berarti perekrutan berikutnya kemungkinan besar merupakan veteran dengan gaji minimum.

Untungnya, Spurs telah memiliki susunan pemain yang cukup kuat melalui Wemby, Dylan Harper, Stephon Castle, Devin Vassell, De’Aaron Fox, hingga Keldon Johnson. Sebelum merekrut Harris, Spurs telah mengamankan Julian Champagnie dengan kontrak tiga tahun. Serta Harrison Barnes dengan durasi satu tahun.

Dengan tambahan Harris, Spurs mengirim sinyal untuk serius meningkatkan daya saing setelah penampilan impresif musim lalu. Jika Harris bisa mempertahankan konsistensinya, transfer ini berpotensi sebagai salah satu perekrutan paling efektif di bursa pemain bebas.

Kombinasi pemain muda berbakat dan veteran berpengalaman diyakini akan membuat Spurs semakin berbahaya dalam persaingan di Wilayah Barat. Harris memberikan Spurs kedalaman skuad, kepemimpinan, serta opsi serangan yang lebih beragam. (rag)

Foto: Jason Miller/AFP

Komentar