Kawhi Leonard mengawali kisah reuni besar pada musim ini. Toronto Raptors dikabarkan mencapai kesepakatan dengan Los Angeles Clippers dalam salah satu pertukaran yang mengguncang liga. Raptors siap menyambut Kawhi kembali ke Kanada.
Menurut laporan ESPN, proses negosiasi Clippers dan Raptors telah memasuki tahap akhir. Hanya tinggal menunggu penyelesaian administrasi serta tes medis sebelum perpindahan Kawhi diumumkan secara resmi.
Dalam transaksi tersebut, Raptors menerima Kawhi. Sebagai gantinya, Clippers menerima paket yang berisi Brandon Ingram, Gradey Dick, dua hak pilih putaran pertama, pick swap, serta hak pilih putaran kedua.
Pembicaraan pertukaran Kawhi telah berlangsung selama beberapa minggu terakhir. Kawhi masih memiliki kontrak untuk musim 2026-2027 dengan nilai 50,3 juta Dolar AS. Kawhi sebenarnya ingin tetap di Los Angeles. Tapi Clippers tidak memberikan komitmen jangka panjang.
Setelah perpindahannya resmi nanti, Kawhi berhak menandatangani perpanjangan kontrak hingga dua tahun dengan nilai maksimal 123,7 juta Dolar AS. Beberapa analis memperkirakan Kawhi akan menutup kariernya di Toronto.
Raptors menjadi tujuan utama karena Kawhi sangat mengenal organisasi tersebut. Kemudian ia juga menyukai kota Toronto. Serta adanya peluang Raptors menjadi penantang serius di Wilayah Timur.
Kembalinya Leonard ke Toronto menjadi momen emosional bagi para penggemar Raptors. Kawhi sukses mengantar Raptors mencetak sejarah meraih gelar perdana sekaligus juara NBA pertama di luar Amerika Serikat.
Penampilan luar biasa Kawhi juga membuatnya dinobatkan sebagai MVP Final NBA 2019. Kemenangan Raptors juga berkesan. Mereka berhasil menghentikan dominasi Golden State Warriors yang mencapai lima final beruntun.
Sebelum itu, Kawhi juga menjadi bagian dari San Antonio Spurs saat menjadi juara pada 2014. Spurs menundukkan Miami Heat dan Kawhi menjadi MVP Final NBA 2014. Gelar tersebut menjadi yang kelima bagi Spurs hingga saat ini.
Selama tujuh musim bersama Clippers, Leonard tetap menunjukkan kualitas sebagai salah satu pemain elite NBA. Musim lalu Kawhi mencatat rata-rata 27,9 poin, 6,4 rebound, dan 3,6 asis per gim.
Namun, cedera yang berulang membuat kontribusi Kawhi di Clippers tidak pernah benar-benar konsisten. Akhirnya Clippers memutuskan memulai arah baru dengan melepas sang bintang.
Bagi Raptors, langkah ini menunjukkan ambisi besar untuk kembali bersaing di Wilayah Timur. Kehadiran Kawhi diharapkan menjadi pemimpin bagi skuad muda yang dipimpin Scottie Barnes. Juga menghidupkan kembali semangat juara yang pernah diraih tujuh tahun lalu.
Di sisi lain, Clippers mendapatkan aset berharga untuk membangun kembali tim. Brandon Ingram memberi mereka pemain All-Star yang masih berada di usia produktif. Gradey Dick dan sejumlah pilihan draft memberikan fleksibilitas besar untuk masa depan tim. (rag)
Foto: Ronald Martinez/AFP





0822 3356 3502