PJ Tucker mengumumkan pensiunnya dari dunia basket, mengakhiri kariernya setelah 14 musim dan menjadi juara NBA pada tahun 2021. Tucker tidak pernah menjadi All-Star NBA, tetapi ia bermain di beberapa tim yang cukup bagus selama karier bola basket profesionalnya yang berlangsung selama dua dekade. Dia kini meninggalkan dunia olahraga dengan kepala tegak.
Pada hari Kamis (7/5) waktu AS, mantan pemain veteran NBA itu mengumumkan pengunduran dirinya dari NBA melalui Instagram.
"Sudah 20 tahun menjadi bagian dari pekerjaan saya, tetapi lebih dari 40 tahun saya tidak bisa membayangkan melakukan hal lain selain itu. Jadi, ini untuk pensiun dari NBA… karena saya TIDAK AKAN PERNAH berhenti bermain basket," tulis Tucker dalam keterangan fotonya.
Tucker yang berusia 41 tahun akhirnya bermain untuk delapan tim NBA yang berbeda, memenangkan gelar NBA bersama Milwaukee Bucks pada musim 2020-2021. Ia bermain untuk New York Knicks musim lalu, tanpa kontrak setelah New York menolak opsi timnya untuk musim 2025-2026.
Butuh waktu lama bagi Tucker, yang terkenal berpostur pendek, untuk menemukan kesuksesan di NBA. Ia adalah pilihan putaran kedua draft dari Texas untuk Toronto Raptors pada tahun 2006 dan jarang bermain sebagai rookie, lebih banyak menghabiskan waktu di D-League. Setelah bertahun-tahun bermain di Eropa dan Israel, Tucker kembali ke NBA pada tahun 2012 dan bermain untuk enam tim berbeda dalam 13 tahun berikutnya.
Ia kembali ke NBA bersama Phoenix Suns pada tahun 2012 dan bertahan lebih lama di sana, membuktikan dirinya sebagai pemain bertahan tingkat starter yang mampu melakukan pekerjaan kotor di setiap fase permainan.
Tucker akhirnya tampil sembilan kali di babak playoff. Setelah hanya bermain total 83 menit sebagai rookie, ia mencatatkan lebih dari 3.000 menit dalam karier pascamusimnya. Ia menjadi starter dalam 19 dari 23 pertandingan pascamusim untuk Bucks yang menjadi juara dan menghasilkan lebih dari 90 juta Dolar AS dalam kariernya, menurut Spotrac.
Tucker terkenal sebagai pemain andalan di era James Harden bersama Houston Rockets dari tahun 2017 hingga 2021. Ia menjadi bagian terakhir yang melengkapi keberhasilan Milwaukee Bucks meraih gelar juara NBA hampir lima tahun lalu.
Sebagai pemain depan yang gigih, berorientasi pada pertahanan, dan spesialis tembakan tripoin dari sudut lapangan, pemain berusia 41 tahun ini mengakhiri karier NBA-nya dengan rata-rata 6,6 poin (42,5 persen tembakan), 5,4 rebound, 1,6 asis, dan 1,1 steal dalam 886 pertandingan. (tor)
Foto: Instagram PJ Tucker





0822 3356 3502