Chicago Bulls tidak lolos playoff dalam empat musim beruntun. Hasil buruk itu membuat Billy Donovan memutuskan meninggalkan kursi sebagai kepala pelatih. Dalam keterangan resmi Bulls pada Selasa (22/4), Donovan mengucapkan perpisahan dengan tim yang telah bersamanya selama enam musim tersebut.
“Setelah serangkaian diskusi yang matang dan mendalam dengan pemilik mengenai masa depan organisasi, saya telah memutuskan mundur sebagai kepala pelatih Chicago Bulls. Ini untuk memberi kesempatan pada proses pencarian pelatih baru,” kata Donovan.
“Saya percaya langkah ini demi kepentingan terbaik Bulls. Pemimpin baru perlu diberi kesempatan untuk membangun tim sesuai dengan keinginannya. Rasa terima kasih saya kepada komunitas dan organisasi ini tetap abadi,” lanjutnya.
Mundurnya Donovan menjadi cerita lanjutan setelah Bulls memecat Arturas Karnisovas dari jabatan wakil presiden eksekutif dan Marc Eversley sebagai manajer umum. Bulls berpotensi menunjuk asisten pelatih Wes Unseld Jr. sebagai kepala pelatih yang baru.
Baca juga: Matas Buzelis Ingin Billy Donovan Tetap Jadi Kepala Pelatih Bulls
Bulls tidak mencapai playoff setelah menutup musim reguler di posisi ke-12 Wilayah Timur. Mereka meraih menang-kalah 31-51. Bahkan tidak cukup untuk menembus zona play-in. Jumlah kemenangan Bulls tersebut menjadi yang terburuk sejak 2021.
Terlepas dari hasil tersebut, pihak Bulls menegaskan sebenarnya mereka tetap percaya pada Donovan. Bulls ingin Donovan memimpin waralaba untuk melakukan perubahan besar-besaran menetap musim berikutnya.
Tetapi Donovan memiliki opsi dalam kontraknya dan memilih mengundurkan diri dari tim. Keputusan tersebut diambil setelah pertemuan panjang dengan pemilik tim dalam seminggu terakhir.
Baca juga: Bulls Memecat Arturas Karnisovas dan Marc Eversley
“Kami ingin Billy tetap menjadi kepala pelatih kami. Itu tidak pernah diragukan. Seperti itulah tipe Billy. Dia mengutamakan Bulls. Kami sangat berterima kasih atas semua yang telah dia berikan kepada organisasi ini,” ujar pemilik Bulls Jerry Reinsdorf.
Donovan menangani Bulls sejak musim 2020-2021. Ia datang menggantikan Jim Boylen. Pada musim pertamanya, Donovan memperbaiki jumlah kemenangan Bulls menjadi 31-41. Kemudian membawa Bulls meraih playoff pada 2022 dengan menang-kalah 46-26. Itu merupakan pencapaian terbaik Donovan dengan Bulls.
Tapi performa Bulls terus menurun dalam tiga musim berikutnya. Setelah menjalani tiga kali play-in, pada akhirnya Bulls tidak lolos playoff pada tahun ini. Donovan memiliki rekor 226-556 selama enam musim menangani Bulls.
Bulls mengalami periode kekeringan dalam satu dekade terakhir. Mereka hanya lolos dua kali playoff. Bulls tidak pernah mencapai 50 kemenangan dalam satu musim selama periode waktu tersebut. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502