LeBron James dan Los Angeles Lakers berada di persimpangan jalan mengenai langkah selanjutnya yang mungkin akan mereka ambil menjelang jeda musim. Pemain yang kelak akan masuk Hall of Fame ini dijadwalkan menjadi agen bebas tanpa batasan setelah kontraknya senilai 52,6 juta Dolar AS berakhir, dan Lakers telah menyatakan minat yang kuat untuk membawanya kembali.
Tapi dengan asumsi LeBron tetap mendapatkan senilai gaji terakhir, tentu Lakers tidak akan bersedia. Oleh karena itu, Broderick Turner dari Los Angeles Times, memberikan prediksi bahwa Lakers akan mengusulkan kontrak dua tahun senilai 50 juta Dolar AS, yang mencakup opsi pemain untuk musim kedua dan klausul larangan transfer sebagai kerangka potensial untuk kesepakatan selanjutnya.
"Tahukah Anda? Saya akan menyampaikan ini. Dia kembali dengan kontrak dua tahun, senilai 25 juta Dolar AS per musim, dengan opsi pemain dan klausul larangan transfer," kata reporter Lakers tersebut.
Namun, yang mempersulit kedua belah pihak adalah keinginan dan tuntutan masing-masing. LeBron dikabarkan tidak akan mempertimbangkan potongan gaji yang besar atau gaji minimum veteran dalam kontrak berikutnya. Dia ingin menandatangani kontrak dengan nilai besar meski pemain berusia 41 tahun itu akan menimbulkan masalah dalam batasan gaji dan rencana pembangunan tim Lakers. Situasi ini semakin sulit ketika Lakers dihadapkan pada rencana pemberian kontrak maksimal kepada Austin Reaves.
"Oleh karena itu, sekarang dia mendapatkan 50 juta Dolar AS, hanya saja tidak dalam satu musim. Menurut saya, mereka (LeBron James dan Lakers) sedang menegosiasikan kesepakatan itu," kata Turner.Â
Situasi free agency Reaves dan tuntutan kontrak yang akan datang akan menjadi dua ujian terbesar yang harus dijawab Lakers di luar musim ini, di luar membangun grup pelengkap baru di sekitar Luka Doncic dan mempertahankan LeBron James dengan kontrak baru.
"Austin menjalani tahun yang gemilang hingga ia cedera. Ia menjalani tahun yang hebat ketika mereka tampil kuat di bulan Maret. Ia telah menunjukkan bahwa ia adalah pemain top di NBA, dan ia bersama Luka, membentuk salah satu duet garda terbaik dalam hal serangan di NBA," tambah Turner.
Meskipun gajinya akan dikurangi lebih dari setengahnya, ini tetap akan memberi LeBron wewenang untuk memutuskan langkah selanjutnya. Jika Lakers gagal memenangkan semuanya tahun depan, dia memiliki pilihan untuk memutuskan apakah dia akan tetap tinggal di LA atau tidak dan mungkin bergabung dengan tim pesaing baru melalui opsi pemain dan klausul larangan perdagangannya.
Dengan menerima kesepakatan senilai 50 juta Dolar AS, setidaknya dia akan mendapatkan kepuasan dari banyak orang dan media karena telah menjadi sosok yang tidak mementingkan diri sendiri dan mengorbankan uang untuk membantu Lakers. Dari sisi Lakers, tim ini pasti akan mendapatkan keringanan gaji yang besar untuk merekrut pemain pelengkap dan memenuhi kebutuhan roster lainnya di sekitar Luka Doncic. LA akan cukup termotivasi untuk membangun tim terbaik guna membantu LeBron memenangkan gelar juara NBA kelimanya. (tor)
Foto: LA Times





0822 3356 3502