ben simmons
Riwayat Cedera Tak Ganggu Kings, Ben Simmons Dapat Kesempatan Kedua
Sacramento Kings dinilai mengambil risiko dengan merekrut Ben Simmons. Tetapi riwayat cedera, apalagi Simmons baru saja menepi satu musim penuh, tidak membuat Kings ragu memberikan kesempatan kepada Rookie of the Year 2018 itu untuk kembali ke NBA.
Ben Simmons Kembali ke NBA, Tapi Kontrak di Kings Belum Sepenuhnya Aman
Ben Simmons kembali mendapat kesempatan kedua di NBA. Setelah melewati periode penuh tanda tanya, No. 1 NBA Draft 2016 itu memasuki babak baru bersama Sacramento Kings. Namun, situasi Simmons di Sacramento belum pasti aman.
Ben Simmons Kembali ke NBA Setelah Sepakat dengan Kings
Ben Simmons, yang tiga kali terpilih sebagai All-Star NBA, telah setuju untuk bergabung dengan Sacramento Kings dengan kontrak satu tahun, demikian disampaikan agennya kepada ESPN pada hari Jumat (4/9) waktu AS. Menurut laporan tersebut, kontrak itu bernilai 3,5 juta dolar AS.
Latihan dengan Timnas Australia, Ben Simmons Ditawari Kamp Tim NBA
Ben Simmons mulai membuka jalan untuk kembali ke NBA. Rookie of the Year 2018 itu bergabung dengan kamp mini privat Timnas Australia di Melbourne. Langkah itu menjadi bagian dari upaya Simmons kembali ke pentas profesional.
Setelah Setahun Absen, Ben Simmons Siap Kembali ke NBA
Ben Simmons belum selesai. Setelah absen selama satu musim, Rookie of the Year 2018 itu dikabarkan sedang mempersiapkan diri untuk kembali berkompetisi. Simmons mengejar peluang bermain lagi di NBA pada musim mendatang.
Belum Kembali ke NBA, Ben Simmons Pilih Jadi Pemancing Profesional
Ben Simmons pindah profesi. Pemain yang berstatus "bebas agen" tersebut kini menjabat sebagai operator pengendali baru South Florida Sails dari Sport Fishing Championship, menurut Andscape. Simmons tampaknya sudah nyaman dengan profesi barunya, dan menunda kembali ke NBA. 
Ben Simmons Dicap Debagai Kekecewaan Terbesar NBA Abad Ini
Pemain NBA asal Australia, Ben Simmons, dicap sebagai kekecewaan terbesar yang dihasilkan NBA abad ini. Pada usia 29, ia tidak memiliki klub dan menghadapi prospek kariernya berakhir jauh lebih awal dari yang diharapkan siapa pun. Padahal dia adalah pilihan nomor satu dalam NBA Draft 2016.