Dillon Brooks mendapat julukan The Villain atau Sang Musuh karena gaya permainan dan sikapnya yang kerap menimbulkan kontroversi. Tetapi pemain Phoenix Suns itu punya pandangan yang berbeda

Brooks tidak melihat label The Villain sebagai sesuatu yang sepenuhnya negatif. Pemain asal Kanada itu berpendapat bahwa ada sisi positif meski sosok “penjahat” melekat pada dirinya. Terutama saat karakter itu muncul dari kerja keras dan keinginan menjadi yang terbaik.

Pandangan tersebut diungkapkan Brooks saat menggelar kamp basket untuk anak-anak di Arizona Athletic Grounds. Brooks berkesempatan berbicara dengan Doug Haller dari The Athletic mengenai reputasinya yang sering disalahpahami.

Baca juga: Dillon Brooks Antusias Lawan LeBron di Hari Ulang Tahun

“Sebagai manusia, kamu punya sisi baik dan sedikit sisi buruk. Sedikit sifat penjahat. Semuanya harus dalam batas yang wajar. Tetapi saya merasa orang-orang bisa memahami hal itu,” kata Brooks.

Julukan The Villain menjadi bagian dari identitas Brooks sejak ia masih bermain untuk Memphis Grizzlies. Brooks kerap memancing emosi lawan, bermain fisik, dan memberikan tekanan sepanjang pertandingan.

“Villain tidak harus selalu berarti buruk. Ada sisi baik di dalamnya. Ada kerja keras, ada kegigihan untuk menjadi yang terbaik dalam apa yang ingin kamu lakukan. Saya mencoba menanamkan itu ke dalam diri saya dan menunjukkannya dengan cara yang berbeda,” lanjut pemain 30 tahun itu.

Baca juga: Dillon Brooks dan Suns Sepakat Perpanjang Kontrak 3 Tahun

Namun, karakter tersebut malah membuat Brooks punya penggemar tersendiri. Anak-anak yang menghadiri kampnya bahkan lebih tertarik dengan “sisi jahat” Brooks dibandingkan kemampuan basketnya.

Saat kamp dimulai, Brooks melakukan aksi tatapan khas yang selama ini kerap ia tunjukkan kepada para rivalnya. Termasuk LeBron James dan pemain Golden State Warriors. Kali ini lawan tatapannya justru anak-anak yang mengikuti kamp tersebut.

Brooks datang ke kamp tersebut setelah menjalani musim terbaik dalam kariernya. Musim lalu ia mencatat rata-rata 20,2 poin, 3,6 rebound, dan 1,8 asis per gim. Brooks juga mencatat persentase tembakan 43,5 persen dan 34,4 persen dari tripoin.

Saat jeda musim panas ini, Brooks melakukan perjalanan 10 hari di CIna. Tidak hanya menikmati suasana dan bertemu para penggemar, Brooks juga mempelajari Kungfu. Ia mengaku mendapat banyak pelajaran baru.

“Saya bisa melihat banyak hal baru dan mendapatkan pengetahuan tentang beberapa hal yang memang ingin saya pelajari. Saya berada di kota yang berbeda setiap hari. Orang-orang dan para penggemarnya sangat luar biasa,” imbuhnya. (rag)

Foto: NBA

Komentar