Tidak ada ampun untuk Los Angeles Clippers. Komisioner NBA Adam Silver menegaskan bahwa sanksi terhadap Clippers tidak bisa diganggu gugat. Tidak ada negosiasi ulang bagi Clippers yang telah dinyatakan melanggar aturan salary cap yang melibatkan kontrak Kawhi Leonard.

Dalam jumpa pers pada Selasa (15/9) waktu setempat, Silver berbicara mengenai situasi setelah NBA memberikan sanksi untuk Clippers. Ia juga menjelaskan alasan liga menjatuhkan sanksi yang begitu keras.

“Bagian dari tanggung jawab utama liga adalah memiliki seperangkat aturan yang disepakati dan harus dipatuhi semua pihak, dan menjadi tanggung jawab liga untuk menegakkan aturan tersebut,” kata Silver.

Baca juga: Menyerah! Steve Ballmer dan Clippers Patuhi Sanksi NBA

NBA melakukan penyelidikan selama hampir satu tahun. Proses tersebut dilakukan setelah adanya dugaan pelanggaran manipulasi salary cap yang dilakukan Clippers dalam kontrak Kawhi. NBA menemukan adanya upaya memberikan Kawhi kompensasi di luar kontrak NBA.

NBA menjatuhkan sejumlah hukuman. Clippers didenda 30 juta Dolar AS dan kehilangan lima hak pilih putaran pertama NBA Draft 2029-2033. Pemilik Clippers diskors satu tahun dari seluruh aktivitas liga dan tim.

Presiden Operasional Bisnis Clippers Gillian Zucker diskors tanpa bayaran selama satu tahun. Presiden Operasional Basket Lawrence Frank mendapat skorsing enam bulan. Kawhi sendiri didenda USD 700 ribu Dolar AS. Lalu mantan pengelola bisnisnya, Dennis Robertson, dilarang terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan NBA selama lima tahun.

Baca juga: Danilo Gallinari Masih Kesal Gara-gara Kawhi Leonard

Clippers sempat menyatakan keberatan keras terhadap hasil penyelidikan dan berencana menempuh berbagai jalur untuk menentang hukuman tersebut. Namun, Ballmer kemudian menyatakan menerima sanksi NBA dan memilih untuk melanjutkan langkah klub ke depan.

Silver memastikan perubahan sikap Clippers tersebut tidak akan mengubah hukuman yang sudah dijatuhkan. Menurutnya, tidak ada ruang untuk melakukan negosiasi ulang terkait sanksi tersebut.

“Keputusan sanksinya sudah final. Saya rasa tidak tepat jika saya menjelaskan secara rinci proses pembahasan antara kami dengan Asosiasi Pemain. Saya baru-baru ini juga bertemu langsung dengan Kawhi. Saya pikir kita semua sepakat bahwa sudah waktunya untuk melangkah ke depan,” ujarnya.

Silver menegaskan bahwa tujuan utama pemberian sanksi bukan untuk merusak masa depan Clippers secara permanen. Hukuman tersebut dimaksudkan untuk memberi efek jera kepada tim-tim lain agar tidak melakukan pelanggaran serupa. (rag)

Foto: NBA

Komentar