Houston Rockets berhenti di tempat yang sama dalam dua musim terakhir. Pelatih Rockets Ime Udoka tidak ingin cerita tersebut terulang lagi di NBA 2026-2027. Ia ingin Rockets bersaing dan melaju lebih jauh di babak playoff musim mendatang.
Rockets meraih menang-kalah 52-30 dalam dua musim beruntun. Tidak hanya rekor musim reguler yang identik. Mereka juga selalu kalah di ronde pertama. Rockets tumbang tujuh gim dari Warriors pada playoff 2025. Kemudian kalah dari Los Angeles Lakers 4-2 pada 2026.
Memasuki musim keempatnya sebagai pelatih Rockets, Udoka menegaskan bahwa timnya tidak dibangun untuk sekadar lolos playoff. “Kami tidak di sini hanya untuk melewati babak pertama. Kami ingin membuat gebrakan besar,” kata Udoka melalui laman NBA.
Baca juga: Dua Dekade Kevin Durant di NBA, Masih Ingin Bersaing di Usia 38
Rockets memang punya alasan lebih percaya diri menyambut musim baru Fred VanVleet kembali setelah absen sepanjang musim karena cedera ACL. Steven Adams juga siap bermain setelah hanya tampil dalam 32 pertandingan akibat cedera pergelangan kaki.
Rockets juga turut menambah kekuatan dengan mendatangkan Marcus Smart yang baru saja meninggalkan Lakers. Smart pernah menjadi Defensive Player of the Year ketika masih bermain di Boston Celtics bersama Udoka pada musim 2021-2022.
Kembalinya VanVleet menjadi salah satu faktor penting. Udoka memastikan VanVleet sudah mendapat lampu hijau untuk mengikuti kamp pelatihan dan telah kembali berlatih lima lawan lima.
Baca juga: Ausar dan Amen Thompson Cetak Sejarah Baru di NBA
Namun, VanVleet kemungkinan tidak langsung dimainkan dalam dua pertandingan beruntun pada awal musim. “Kami lebih lapar untuk mengambil langkah berikutnya dan tidak berhenti di tempat,” ujar Udoka.
Masalah lain yang ingin diperbaiki Rockets adalah kemampuan menutup pertandingan. Lebih dari separuh dari 30 kekalahan Rockets musim lalu terjadi setelah mereka sempat unggul dua digit.
Udoka juga berencana memperluas rotasi. Beban menit Amen Thompson dan Kevin Durant akan dikurangi. Keduanya menjadi pemain dengan jumlah menit terbanyak di Rockets musim lalu.
Kehadiran lebih banyak ball handler seperti VanVleet dan Smart diharapkan membuat distribusi bola menjadi lebih baik. Thompson pun bisa lebih banyak bermain tanpa bola sehingga energinya dapat digunakan untuk pertahanan dan transisi.
“Lebih mudah mengatakannya daripada melakukannya untuk memainkan rotasi 10 pemain, tetapi ada banyak pemain yang layak mendapat kesempatan,” kata Udoka. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502