Kristaps Porzingis mengambil keputusan mengejutkan yang mengubah kariernya. Dalam perjuangan menghadapi kondisi kesehatan yang tak kunjung terungkap, Porzingis memilih untuk menepi dari dunia basket.

Pemain asal Latvia itu mengumumkan keputusannya melalui unggahan media sosial X pada Jumat (6/11) waktu setempat. Porzingis mengaku memprioritaskan kesehatannya yang menjadi pertimbangan besar sebelum mengambil keputusan tersebut.

"Saya sebenarnya sangat menantikan musim ini bersama Golden State Warriors Namun, ketika saya mulai meningkatkan aktivitas, tubuh saya tidak merespons seperti yang saya perkirakan," tulis Porzingis.

Porzingis menegaskan bahwa dirinya merasa cukup baik. Namun, kondisi tersebut belum memungkinkannya untuk tampil sesuai standar performa yang diharapkan dari seorang pemain NBA.

Baca juga: Kondisi Misterius, Kristaps Porzingis Menepi Tanpa Batas Waktu

"Saya tahu apa yang dibutuhkan untuk bermain di level tertinggi. Saat ini, saya belum berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk tampil sesuai ekspektasi saya sendiri. Saya memprioritaskan kesehatan dan menepi dari olahraga yang saya cintai," lanjutnya.

Keputusan tersebut sekaligus memperpanjang ketidakpastian mengenai kondisi kesehatan Porzingis. Warriors sebelumnya mengumumkan bahwa pemain berusia 31 tahun itu harus absen tanpa batas waktu karena masalah kesehatan yang tidak diungkapkan kepada publik.

Menjelang NBA 2026-2027 bergulir, Warriors menuturkan Porzingis absen tanpa batas waktu. Situasi semakin rumit. Warriors dilaporkan menghentikan pembayaran gaji Porzingis yang mencapai 20 juta dolar AS untuk musim ini.

Porzingis sendiri belum berada di fasilitas latihan Warriors untuk menjalani proses pemulihan bersama staf medis tim. Meski demikian, laporan ESPN menyebutkan bahwa sang pemain maupun Asosiasi Pemain Basket Nasional (NBPA) tidak berencana menggugat keputusan Warriors tersebut.

Baca juga: Kondisi Tidak Pasti, Warriors Tahan Gaji Kristaps Porzingis

Di tengah situasi tersebut, berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatan Porzingis terus bermunculan. Bahkan, ia sempat menjadi sasaran rumor mengenai penyakit serius yang tidak pernah dikonfirmasi. Porzingis sebelumnya menegaskan sedang bekerja sama dengan dokter dan sejumlah ahli untuk memulihkan kondisinya.

Porzingis memang pernah mengungkapkan diagnosis postural orthostatic tachycardia syndrome (POTS) ketika masih memperkuat Boston Celtics pada 2025. Kondisi itu berkaitan dengan gangguan sistem saraf otonom yang dapat menyebabkan perubahan detak jantung ketika seseorang berdiri.

Keputusan menepi ini belum bisa diartikan sebagai pengumuman pensiun permanen. Porzingis tidak memberikan kepastian mengenai kemungkinan kembali bermain. Untuk saat ini, kesehatan menjadi prioritas utama bagi pemain yang pernah dua kali terpilih sebagai NBA All-Star tersebut. (rag)

Foto: NBA

Komentar