Timnas 3x3 Putra Indonesia mendapat ujian penting sebelum tampil di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. FIBA 3x3 Challenger Kaohsiung menjadi kesempatan mengukur kemampuan para pemain sekaligus menempa mental menghadapi persaingan level internasional.

Turnamen tersebut berlangsung pada 5-6 September 2026 di SKM Park Outlets, Kaohsiung. Indonesia tampil dengan nama Tim Balige. Mereka akan memulai perjuangan dari babak kualifikasi.

Empat pemain yang dibawa ke Kaohsiung merupakan bagian dari delapan pemain yang mengikuti pemusatan latihan tahap akhir. Mereka adalah Almando Davin Nepa Bait, Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady, Erick Ibrahim Junior, dan Daffa Dhoifullah.

Baca juga: Timnas 3x3 Putra Panggil Delapan Pemain untuk Persiapan Asian Games 2026

Di babak kualifikasi Grup B, Tim Balige akan menghadapi Shibuya dari Jepang serta Phoenix asal Amerika Serikat. Kedua lawan tersebut memiliki pemain-pemain berpengalaman dengan usia yang mayoritas sudah berada di kisaran akhir 20 hingga 30-an tahun.

Situasi tersebut membuat Tim Balige menjadi satu-satunya tim dengan komposisi pemain muda di bawah usia 23 tahun. Komposisi pemain tersebut disesuaikan dengan aturan di Asian Games 2026 untuk cabang olahraga 3x3.

Wakil Ketua Program 3x3 Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi sekaligus Manajer Umum Timnas 3x3 Putra Derry Primasta Octa mengatakan level persaingan di FIBA 3x3 Challenger sudah berada di tingkat elite dunia.

“Hasil pertandingan memang penting, tetapi saat ini yang lebih penting adalah melihat pemahaman pemain dalam menjalankan strategi yang diberikan selama training camp agar bisa tampil maksimal di Asian Games,” kata Derry.

Baca juga: Undian Asian Games 2026, Tantangan Berat Timnas 3x3 Indonesia di Fase Grup

Selain empat pemain yang tampil di Kaohsiung, Aymane Arip dan Richard Kornelius dijadwalkan menyusul ke Taiwan. Keduanya akan bergabung dalam agenda scrimmage bersama klub lokal di Taipei pada 7-8 September 2026.

Derry menilai komposisi skuad saat ini merupakan hasil terbaik dari proses training camp yang dipimpin pelatih Nico Donnda Fitzgerald. Ia juga melihat adanya perkembangan positif sejak keikutsertaan Indonesia di FIBA Batam Challenger.

“Kami melihat banyak perubahan positif sejak FIBA Batam Challenger. Mari kita dukung anak-anak muda berprestasi Indonesia, wakil kita di kancah global melalui 3x3 Basket. Ultimately, kami bersama mau memberikan yang terbaik untuk Asian Games 2026,” imbuhnya.

Setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan dan agenda scrimmage di Taiwan, Tim Balige akan kembali ke Jakarta. Mereka kemudian melanjutkan persiapan sebelum bertolak ke Asian Games 2026.

Pada Asian Games 2026, Timnas 3x3 Putra Indonesia berada di Pool C. Indonesia akan bersaing dengan Qatar, Taiwan, dan Bahrain. (rag)

Foto: Perbasi

Komentar