Chicago Sky menjadi tim WNBA pertama yang mengumumkan akan melarang Enes Kanter Freedom berada di pinggir lapangan menyusul ulahnya baru-baru ini. Sementara pemain Milwaukee Bucks, Kyle Kuzma, menyebut Kanter sebagai "ratu drama" dan "pria dewasa yang melangkahi garis lapangan dan menyerang seorang wanita" setelah konfrontasinya dengan Natasha Cloud dan pengusirannya dari pertandingan WNBA.
Kanter baru-baru ini menghadiri pertandingan antara Indiana Fever dan Chicago Sky. Selama kuarter ketiga pertandingan tersebut, mantan pemain NBA itu terlibat adu mulut sengit dengan bintang Sky, Natasha Cloud.
Baca juga: Enes Kanter Freedom Diusir dari Pertandingan WNBA
Setelah itu, muncul seruan agar pria berusia 34 tahun itu dilarang menghadiri pertandingan liga di masa mendatang. Meskipun Kanter mengatakan dia tidak melanggar aturan apa pun, tampaknya manajemen Sky sudah merasa cukup.
Pada Selasa malam (25/8) waktu AS, muncul kabar bahwa tim akan melarangnya menghadiri pertandingan kandang di masa mendatang. Pemilik tim, Michael Alter, menjelaskan alasan sederhana di balik keputusan ini.
"Chicago Sky telah memutuskan untuk melarang Enes Kanter Freedom tampil di Wintrust Arena mulai sekarang, kata pemilik Michael Alter saat berbicara kepada media lokal Chicago," Kareem Copeland berbagi di X.
Sementara Kyle Kuzma, memberikan komentarnya mengenai konfrontasi panas yang melibatkan mantan center NBA, Enes Kanter Freedom, dan garda Chicago Sky, Natasha Cloud.
"Lihatlah si ratu drama..... bukan Natasha. Pria dewasa melangkahi garis lapangan dan menyerang seorang wanita," tulis Kuzma sambil menambahkan emoji badut.
Insiden itu terjadi hanya beberapa minggu setelah Freedom dan mantan pemain NBA Royce White secara terbuka menyatakan diri memenuhi syarat untuk Draft WNBA sambil mengatakan bahwa mereka mengidentifikasi diri sebagai perempuan.
Penampilan Freedom di Chicago merupakan pertandingan WNBA pertamanya sejak membuat pernyataan tersebut.
Kanter semakin terkenal karena pendiriannya saat ini dan kontroversi yang ditimbulkannya. Namun, ketika seseorang menjadi figur yang memecah belah, konsekuensi seperti ini selalu mungkin terjadi.
Mantan pemain NBA itu tetap menyatakan keinginannya untuk menghadiri pertandingan WNBA di masa mendatang, terutama di babak playoff. Namun, setelah keputusan Chicago, ada kemungkinan franchise WNBA lainnya akan mengikuti jejaknya dan melarangnya. (tor)
Foto: Reuters





0822 3356 3502