Kunjungan Los Angeles Lakers ke Slovenia tidak hanya membawa kenangan bagi Jarred Vanderbilt. Saat mengunjungi kampung halaman Luka Doncic itu, Vanderbilt malah membuka peluang untuk menjadi bagian dari Timnas Slovenia.

Ketertarikan Vanderbilt itu diungkapkan setelah mengikuti minicamp di Slovenia yang dicetuskan oleh Doncic. Dalam sebuah wawancara, Vanderbilt mengaku terkesan dengan kunjungannya ke Slovenia meski sebelumnya ia tidak banyak mengetahui tentang negara tersebut.

Saat ditanya apakah dirinya ingin kembali ke Slovenia suatu hari nanti, Vanderbilt memberikan jawaban yang menarik. Ia bahkan menyinggung kemungkinan untuk mengurus paspor Slovenia.

Baca juga: Pimpin Era Baru Lakers, Luka Doncic Semakin Fit dan Bugar

“Saya ingin sekali kembali. Jujur saja, saya tidak tahu banyak tentang tempat ini sebelum datang di sini. Tetapi ini jelas menjadi tempat yang ingin saya kunjungi lagi. Jadi, saya sedang ingin mendapatkan paspor Slovenia. Kita lihat saja nanti. Mungkin saya punya darah Slovenia,” jawab Vanderbilt.

Ucapan tersebut disampaikan setelah rombongan Lakers mengunjungi rumah sakit bersalin dan klinik anak di Ljubljana. Kunjungan itu menjadi salah satu agenda penutup minicamp tim yang dipimpin oleh Doncic menjelang musim NBA 2026-2027.

Vanderbilt mungkin terdengar sedang bercanda. Tetapi kemungkinan pemain 27 tahun itu untuk memperkuat Timnas Slovenia bukan hal yang mustahil. Langkah serupa pernah dilakukan oleh mantan rekan setimnya di Lakers, Jaxson Hayes, yang telah memperoleh paspor Slovenia. Hayes berpeluang berpeluang membela timnas pada masa mendatang.

Baca juga: Austin Reaves Kaget Melihat Ketenaran Luka Doncic di Slovenia

Jika Vanderbilt benar-benar menempuh proses naturalisasi dan memenuhi persyaratan untuk bermain di level internasional, Slovenia berpotensi mendapatkan tambahan kekuatan di sektor pertahanan.

Statistik Vanderbilt mungkin tidak mencolok. Musim lalu ia mencatat rata-rata 4,4 poin, 4,5 rebound, dan 1,3 assist bersama Lakers. Tetapi kemampuan Vanderbilt sebagai pemain bertahan bisa menjadi aset berharga bagi Slovenia.

Di sisi lain, sangat kecil kemungkinan Vanderbilt memperkuat Timnas Amerika Serikat. Ia harus bersaing dengan talenta yang melimpah di timnas senior. Vanderbilt pernah bermain untuk timnas di FIBA Americas U16 Championship 2015 dan meraih medali emas.

Saat ini Timnas Slovenia sedang berjuang lolos ke Piala Dunia FIBA 2027. Slovenia berada ronde kedua Grup L bersama dengan Prancis, Finlandia, Estonia, Hungaria, dan Swedia. Tiga tim teratas yang akan melaju ke babak utama di Qatar. (rag)

Foto: NBA

Komentar