Jamal Crawford membuka peluang untuk kembali ke NBA. Crawford memiliki keinginan menjadi pelatih pada suatu saat nanti. Tetapi untuk saat ini, Crawford masih melanjutkan kariernya di dunia penyiaran.
Saat hadir dalam siniar Cousins with Vince Carter & Tracy McGrady, Crawford menuturkan sebenarnya ia bisa saja membuka pintu masuk ke dunia kepelatihan. Tapi waktunya tidak tepat. Ia masih terikat kontrak sebagai analis NBA di NBC.
“Seribu persen saya tahu suatu hari nanti saya akan menjadi pelatih NBA. Saya menolak tiga tawaran pada musim panas ini. Saya hanya merasa waktunya yang belum tepat,” kata peraih Sixth Man of the Year tiga kali tersebut.
Baca juga: Blake Griffin, Jamal Crawford & Candace Parker Penuhi Syarat Masuk Hall of Fame
Sebelum pensiun sebagai pemain dengan julukan “J-Crossover”, Crawford membangun karier panjang selama dua dekade di NBA. Ia memperkuat Bulls, Knicks, Warriors, Hawks, Portland Trail Blazers, Los Angeles Clippers, Timberwolves, Phoenix Suns, dan Brooklyn Nets.
Lebih lanjut, Crawford mengungkapkan bahwa salah satu dari tiga tawaran itu untuk menjalani wawancara sebagai posisi kepala pelatih. Sementara dua tawaran lainnya kemungkinan besar untuk bergabung sebagai asisten.
Setelah menjalani 20 musim di NBA, Crawford pensiun pada 2020. Pria 46 tahun itu membangun pengalaman sebagai komentator dan analis pertandingan. Mulai dari siaran NBA League Pass, NBA on TNT, hingga menjadi analis utama di NBC sejak musim lalu.
Meski masih aktif sebagai penyiar, Crawford tetap memasang tujuan untuk kembali ke pertandingan sebagai pemimpin tim. Ia merupakan sosok yang populer dan dihormati di lingkungan NBA. Saat akhir karier sebagai pemain, Crawford juga mengambil peran sebagai mentor pemain muda.
Baca juga: Sue Bird Bergabung Dengan NBC Sebagai Analis WNBA
Crawford bahkan sudah memiliki gambaran kapan dirinya akan memulai karier kepelatihan. Ia memperkirakan akan mulai mengambil langkah tersebut dalam tiga tahun mendatang saat anaknya, JJ, menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah.
“Saya tidak pernah menyangka bisa kembali merasa hidup setelah berhenti bermain. Itu menjadi salah satu alasan mengapa saya sangat takut untuk melepaskannya. Melatih memberikan perasaan itu kepada saya. Karena saya suka belajar, dan melatih seperti menantang pikiran Anda secara langsung,” ujarnya.
Ketertarikan Crawford terhadap dunia kepelatihan juga mengikuti pola yang cukup sering terjadi di NBA. Sejumlah mantan pemain dan pelatih sebelumnya meninggalkan pekerjaan bergengsi di dunia penyiaran untuk kembali ke lapangan sebagai pelatih.
Misalnya JJ Redick dan Doc Rivers yang pernah meninggalkan posisi mereka sebagai komentator ESPN untuk melatih tim NBA. Sebelumnya, Stan Van Gundy dan Mark Jackson juga mengambil langkah serupa. Steve Kerr bahkan meninggalkan pekerjaannya sebagai penyiar TNT sebelum membangun dinasti bersama Golden State Warriors. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502