Keinginan penggemar untuk menyaksikan LeBron James dan Stephen Curry satu tim di NBA hampir terwujud. Namun, ada satu hal penting yang membuat skenario itu gagal. Golden State Warriors yang menjadi “penyebab” harapan itu kandas.

Laporan itu diungkap oleh Anthony Slater dari ESPN dalam acara NBA Today. Slater membagikan informasi terbaru mengenai alasan LeBron akhirnya tidak memilih bergabung dengan Warriors.

Menurut penuturan dari Slater, LeBron sebenarnya tertarik bermain satu tim dengan Curry jika keduanya berada di tim lain. Bukan di Warriors. Ada sejarah panjang antara LeBron dan tim asal Francisco tersebut.

“Alasannya adalah sejarah panjang yang dimiliki LeBron dengan Warriors. Mereka yakin itulah salah satu faktor mengapa Warriors pada akhirnya tidak pernah benar-benar menjadi pilihan yang serius,” kata Slater.

Baca juga: Joel Embiid Berhasil Hapus Keraguan LeBron Soal Sixers

LeBron pada akhirnya memilih bergabung dengan Philadelphia 76ers. MVP dan juara NBA empat kali itu menekan kontrak minimum veteran senilai 8 juta Dolar AS. Kesepakatan itu berdurasi dua tahun dengan opsi pemain di tahun kedua. Artinya LeBron berpeluang bermain hingga 25 musim di NBA.

Keputusan LeBron itu cukup mengejutkan. Pasalnya Warriors menjadi salah satu tim yang kaitkan dengannya dalam beberapa musim terakhir. Terutama dalam free agency pada musim panas ini.

Bahkan dalam beberapa kesempatan, Curry secara terbuka mengakui akan senang jika bisa menjadi rekan setim LeBron. Keduanya pernah bekerja sama membawa Amerika Serikat meraih emas Olimpiade Paris 2024.

Baca juga: Stephen Curry Tidak Kecewa Warriors Gagal Rekrut LeBron

Di sisi lain, keputusan LeBron “menghindari” Warriors juga ditegaskan oleh pernyataan Draymond Green. Dalam siniar miliknya, Draymond mengungkapkan salah satu alasan LeBron batal ke Warriors.

Draymond meyakini LeBron menghindari Warriors karena khawatir langkah itu akan memicu kritik dan mempengaruhi warisan kariernya. Draymond menilai akan ada banyak pendapat yang menganggap LeBron mengambil jalan mudah apabila bergabung dengan tim yang pernah empat kali menjadi lawannya di Final NBA.

Sejarah itu merujuk pada rivalitas sengit antara LeBron dan Warriors. LeBron, yang masih membela Cavaliers, berhadapan dengan Warriors di empat Final NBA beruntun pada 2015 hingga 2018.

Dari empat seri itu, LeBron hanya menang sekali pada tahun 2016. Itu pun diraih secara dramatis. Cavaliers tertinggal 1-3. Kemudian berbalik dan memastikan gelar NBA dalam seri yang berlangsung dalam tujuh gim.

Meski gagal bersatu di NBA, hubungan LeBron dan Curry tetap erat. Keduanya saling menghormati satu sama lain. (rag)

Foto: Aris Messinis/AFP via Getty Images

Komentar