Hubungan Tyler Herro dan Bam Adebayo yang sudah terjalin bertahun-tahun di Miami Heat kini retak. Herro akhirnya buka suara setelah insiden pemukulan di Las Vegas. Herro memilih mengakhiri polemik dan beralih ke masa depan.
Perselisihan Herro dan Adebayo terjadi pada Jumat (10/7) lalu saat NBA Summer League 2026. Insiden terjadi di Resort World Hotel di Las Vegas. Adebayo melakukan konfrontasi verbal yang berubah menjadi pemupukan terhadap Herro.
Situasi itu kabarnya dipicu karena Herro melontarkan komentar bernada kritik terhadap Adebayo di media sosial dan percakapan pribadi yang kemudian bocor ke publik. Meski terjadi perkelahian, tidak ada laporan polisi atau tindakan hukum setelah kejadian tersebut.
Baca juga: Tyler Herro Tidak Tempuh Jalur Hukum Usai Ditonjok Bam Adebayo
Dalam pernyataannya kepada ESPN, Herro menuturkan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memulai babak baru bersama Milwaukee Bucks. Pemain 26 tahun itu meninggalkanm konflik di masa lalu.
“Sejujurnya saya hanya berusaha untuk melupakan semua itu. Fokus saya sekarang adalah Milwaukee dan membangun sesuatu yang istimewa. Mereka baru saja melepaskan pemain terbaik dalam sejarah waralaba mereka. Kami ingin datang dan membantu melanjutkan apa yang telah mereka bangun,” ujar Herro.
Transfer Herro ke Bucks menjadi salah satu pertukaran besar pada musim panas ini. Heat sepakat melepas Herro bersama Jaime Jaquez Jr., Kal’el Ware, Kasparas Jakucionis, serta hak pilih masa depan. Sebagai gantinya, Heat mendapatkan Giannis Antetokounmpo dan Bobby Portis dari Heat.
Baca juga: Tyler Herro Senang Bisa Pulang Kampung ke Milwaukee
Setelah kejadian di Las Vegas, Herro memilih tidak memperpanjang persoalan. Herro mengalihkan perhatian ke musim baru. Apalagi ia memperkuat tim yang berasal dari kampung halamannya sendiri.
Herro menyatakan bahwa bermain untuk Milwaukee menjadi motivasi besar baginya. Ia berharap bisa membangun sesuatu yang spesial bersama Bucks dan membuktikan kualitasnya di lapangan. Bukan melalui kontroversi di luar pertandingan.
Sebelum ditukar ke Bucks, Herro telah menghabiskan tujuh musim di Miami. Termasuk mencapai Final NBA 2023. Herro dinobatkan sebagai Sixth Man of the Year 2022 dan menjadi All-Star pada 2025.
“Saya siap pulang kampung. Bukan untuk membuktikan bahwa semua orang salah. Tetapi untuk bisa mewakili kota dan negara bagian saya. Karena itu juga yang saya inginkan sejak lulus sekolah,” ungkapnya.
Sementara itu, hingga saat ini, baik Heat maupun Bucks memilih tidak memberikan komentar mengenai perkelahian Herro dan Adebayo. Kedua tim hanya mengonfirmasi bahwa mereka mengetahui adanya laporan mengenai peristiwa di Las Vegas tanpa menjelaskan langkah lebih lanjut. Juga belum adanya tindakan lebih lanjut dari NBA meski ada rekaman yang bisa ditinjau. (rag)
Foto: Kenneth Richmond/AFP





0822 3356 3502