Bam Adebayo dan Tyler Herro terlibat perkelahian fisik di Las Vegas pada hari Jumat (10/7) waktu setempat. Insiden ini bermula dari komentar kritis mantan garda Miami Heat tersebut yang viral di media sosial terhadap Adebayo. Kedua pemain saling beradu argumen, yang kemudian mendorong pemain jangkung Heat itu untuk memukul Herro.
Pertikaian itu terjadi di lapangan latihan di dalam sebuah hotel di Las Vegas. Konfrontasi dimulai ketika Adebayo mendekati Herro terkait komentar-komentar viral di media sosial yang dibuat oleh sang guard yang mengkritik sang center.
"Sumber-sumber mengatakan kepada saya bahwa Bam Adebayo memukul Tyler Herro di area wajah saat mereka berjalan keluar dari lapangan latihan di sebuah hotel di Las Vegas," kata Shams Charania dari ESPN.
"Ini terjadi ketika Bam mendekati Herro terkait komentar yang dibuat Herro di media sosial yang mengkritik Bam setelah Herro ditukar dari Miami ke Milwaukee dalam beberapa minggu terakhir."
Setelah kepindahannya ke Milwaukee Bucks, Tyler Herro terlibat dalam percakapan pesan pribadi yang panjang di Instagram dengan seorang penggemar Miami Heat. Apa yang awalnya merupakan diskusi tentang bola basket murni akhirnya berubah menjadi negatif, dengan sang bintang mempertanyakan rekan setimnya di Heat yang sudah lama bersamanya.
Selama percakapan tersebut, Herro secara terbuka mengejek nilai kontrak Bam Adebayo dan mengklaim bahwa tim lawan lebih takut padanya daripada Adebayo selama babak playoff NBA.
Tanpa persetujuan Herro, penggemar tersebut mengambil tangkapan layar percakapan pribadi dan membagikannya di media sosial, di mana tangkapan layar tersebut dengan cepat mendapatkan perhatian luas.
Dalam pernyataan yang ia berikan kepada Ira Winderman dari South Florida Sun-Sentinel, Herro memilih untuk tetap bungkam mengenai apa yang terjadi.
"Satu-satunya komentar saya adalah tidak berkomentar," kata Herro.
Kabarnya ada "tingkat kekecewaan" di antara beberapa mantan pemain Heat atas keputusan organisasi untuk menjadikan Bam Adebayo sebagai pemain kunci tim, memberinya perpanjangan kontrak maksimal tanpa pernah mempertimbangkan untuk menukarnya secara serius.
Setelah spekulasi seputar apa yang terjadi antara Adebayo dan Herro, sebuah pengungkapan baru muncul seputar Heat dan pemain bintang tersebut.
Menurut Barry Jackson dari Miami Herald, ada "tingkat kekecewaan" di antara sejumlah mantan pemain Heat terhadap Adebayo yang dipilih sebagai pemain kunci Heat. Ada keraguan dan pertanyaan mengapa manajemen memberikan perpanjangan kontrak besar-besaran kepada Adebayo dan tidak mempertimbangkannya dalam potensi pertukaran pemain.
Adebayo menandatangani perpanjangan kontrak tiga tahun senilai 166 juta Dolar AS, dengan Miami pada tahun 2024. Musim 2026-2027 mendatang akan memulai kesepakatan besar tersebut, di mana ia diperkirakan akan mendapatkan lebih dari 55 juta Dolar AS per tahun.
Sementara itu, Heat mengetahui perkembangan yang terjadi antara Adebayo dan Herro, tetapi memilih untuk tidak mengeluarkan pernyataan lengkap mengenai insiden tersebut.
Dalam pesan yang disampaikan oleh Ira Winderman dari Sun Sentinel, Heat akhirnya angkat bicara mengenai pertikaian panas tersebut.
"Kami tahu, tetapi tidak akan berkomentar," kata Heat.
Tyler Herro ditukar oleh Heat ke Bucks sebelum komentar viral dan pertikaian muncul. Herro menjadi pemain utama dalam paket fantastis yang dikirim Miami Heat ke Milwaukee Bucks untuk Giannis Antetokounmpo dan Bobby Portis, bergabung dengan Jaime Jaquez Jr., Kel'el Ware, Kasparas Jakucionis, Nate Ament, dan pilihan draft di masa depan untuk melengkapi transaksi besar tersebut.
Herro menghabiskan tujuh tahun pertama kariernya di NBA di Miami, berkembang menjadi salah satu bintang yang sedang naik daun di liga sambil meraih penghargaan Sixth Man of the Year dan akhirnya menjadi All-Star. Namun, ia juga menjadi subjek rumor transfer selama beberapa tahun, yang akhirnya berujung pada kepindahannya dari Heat ke Bucks.
Masa jabatan Herro bersama Heat berakhir dengan pahit, meninggalkannya dengan hubungan yang tegang dengan mantan rekan setimnya, Bam Adebayo. (tor)
Foto: heavy.com





0822 3356 3502