Perpindahan Jaylen Brown ke Philadelphia 76ers tidak hanya mengguncang persaingan NBA. Tetapi juga menghidupkan kembali kontroversi lama antara Brown dan Joel Embiid. Komentar viral Brown menjadi ironis karena kini ia menjadi rekan setim Embiid di Philadelphia.
Boston Celtics membuat blockbuster trade dengan mengirim Brown ke Sixers. Sementara itu, Sixers melepas Paul George serta beberapa aset berupa hak pilih draft putaran pertama dan pick swap.
Pertukaran ini langsung bisa berdampak pada perubahan persaingan dua tim elite Wilayah Timur. Masa depan Brown di Celtics memang sempat diragukan dalam beberapa pekan terakhir. Celtics sempat mencoba menukar Brown untuk mendapatkan Giannis Antetokounmpo tapi gagal. Giannis ke Miami Heat.
Baca juga: Jaylen Brown dan Paul George Bertukar Tempat
Sementara itu, sekitar sebulan sebelum Brown berganti tim, ia sempat melontarkan kritik terhadap gaya bermain Embiid. Khususnya menyoroti kebiasaan Embiid melakukan flopping untuk mendapatkan pelanggaran. Meski komentar itu sudah berlalu, rekam jejaknya kembali ramai dibicarakan setelah Brown dan Embiid satu tim.
Sebelum bersatu di Philadelphia, Brown dan Embiid dikenal sebagai rival panas di Wilayah Timur. Terutama dalam duel playoff antara Celtics dan Sixers. Pertemuan mereka kerap diwarnai tensi tinggi, kontak fisik keras, dan pertarungan dominasi di dua sisi lapangan.
Kini semua itu berubah. Alih-alih saling menjatuhkan di babak playoff maupun tentang kritikan di masa lalu, keduanya justru akan berbagi ruang ganti dengan tujuan membawa Sixers kembali ke puncak NBA.
Baca juga: Brad Stevens Tegaskan Jaylen Brown Tetap Jadi Bagian Penting Celtics
Sebelum kehadiran Brown, Sixers menjalani musim yang penuh pasang surut. Sixers mengalami kebangkitan pada musim lalu dengan memperoleh menang-kalah 45-27 dan mengamankan babak playoff sebagai unggulan ketujuh.
Meski ada “jejak konflik” dari komentar masa lalu, ekspektasi terhadap duet ini justru sangat tinggi. Dengan Embiid sebagai pusat permainan dan Brown sebagai wing dua arah elite, Sixers kini memiliki salah satu kombinasi paling berbahaya di liga.
Meski secara teori kombinasi ini sangat menjanjikan, perhatian juga tertuju pada dinamika ruang ganti. Komentar lama Brown terhadap Embiid berpotensi menjadi bahan candaan, atau justru sumber ketegangan jika tidak dikelola dengan baik. Tapi keduanya merupakan pemain profesional yang menyingkirkan hal-hal di luar lapangan.
Perpindahan Brown ke Sixers bukan sekadar pertukaran besar, Tapi membuka bab baru dari rival menjadi kawan. Musim mendatang akan menunjukkan apakah duet Brown-Embiid efektif atau sekadar eksperimen penuh tekanan. (rag)
Foto: Maddie Meyer/AFP





0822 3356 3502