Kursi pelatih Orlando Magic sedang kosong setelah Jamahl Mosley mengundurkan diri. Sebagai legenda hidup Magic dan juga analis NBA, Shaquille O’Neal, memiliki pandangan untuk sosok yang mengisi kursi pelatih berikutnya. Shaq menyebut Jason Kidd menjadi sosok ideal sebagai pelatih baru Magic.

Pada saat yang sama, Kidd baru saja berpisah dengan Dallas Mavericks setelah menangani tim tersebut selama lima musim. Kidd masih memiliki sisa kontrak empat tahun senilai lebih dari 40 ribu Dolar AS. Keputusan Mavericks itu seiring dengan kehadiran Masai Ujiri sebagai presiden klub.

Dalam acara Insiden the NBA, Shaq menilai Kidd memiliki pengalaman dan mentalitas yang tepat untuk membawa Magic naik level. Ini tidak lepas dari pencapaian Kidd yang mengantar Mavericks ke Final NBA 2024.

Baca juga: Jason Kidd Diberhentikan Mavericks Setelah Lima Musim

“Siapa pun yang Orlando Magic pilih, semoga pelatih baru bisa membawa mereka naik level. Tetapi saya tidak keberatan melihat Jason Kidd menjadi pelatih di Orlando,” kata MVP NBA 2000 tersebut.

Magic telah mengakhiri kerja sama dengan Mosley setelah tersingkir di ronde pertama Playoff NBA 2026. Magic kalah 4-3 dari Detroit Pistons. Ini menjadi tiga musim beruntun Magic tertahan di ronde pertama.

Mosley menangani Magic lima musim. Tidak lama setelah berpisah dengan Magic, New Orleans Pelicans merekrut Mosley sebagai pelatih baru. Mosley menggantikan posisi pelatih interim James Borrego.

Nama Jason Kidd sebenarnya cukup mengejutkan. Sejauh ini ia belum banyak dikaitkan dengan Magic. Tetapi Shaq percaya Kidd bisa membangun kultur kemenangan bagi tim muda Magic yang dipimpin oleh Paolo Banchero.

Baca juga: Jamahl Mosley Resmi Jadi Pelatih Baru New Orleans Pelicans

Ide Shaq masuk akal bagi Magic yang membangun identitasnya selama musim ini. Magic berkembang menjadi salah satu tim bertahan terbaik di liga. Sedangkan Kidd membangun reputasi kepelatihan berdasarkan ketangguhan, struktur pertahanan, dan penyesuaian playoff.

Magic kini menghadapi tekanan untuk menjadi kandidat pesaing di Wilayah Timur. Kehadiran Kidd dengan pengalaman melatih bintang muda dan tim playoff bisa cukup membantu Magic.

Sementara itu, Shaq memiliki hubungan emosional kuat dengan Magic. Ia menjadi No. 1 NBA Draft 1992 dan ikon kebangkitan Magic pada era tersebut. Bersama dengan Penny Hardaway, Shaq membawa Magic ke Final NBA 1995. Magic telah mempensiunkan No. 32 Shaq di Kia Center. (rag)

Foto: NBA

Komentar