Peta persaingan ke playoff mulai terlihat. Ada 10 tim yang dipastikan tidak lanjut ke pasca musim dan play-in dalam tiga minggu terakhir musim reguler. Sebagian besar tim-tim yang musim lalu di papan bawah. Tapi ada tim yang mengalami nasib bak bumi dan langit serta hasil buruk dari musim sebelumnya.
Wilayah Timur
Milwaukee Bucks (29-44) resmi tersingkir setelah kalah 95-127 dari San Antonio Spurs. Untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun terakhir, Bucks hanya bermain di musim reguler saja. Perolehan Bucks terus memburuk sejak menjadi juara NBA 2021.
Chicago Bulls (29-45) menjadi tim spesialis play-in. Tapi pada musim ini Bulls bahkan tidak bisa masuk 10 besar. Dengan delapan pertandingan yang tersisa, Bulls tetap memperoleh rekor terburuk dalam empat musim terakhir.
Baca juga: Bucks Tidak Lolos Playoff Pertama Kali Setelah Satu Dekade
Washington Wizards (17-56) masih melanjutkan masa suram. Bahkan dengan rekor paling rendah dalam 17 tahun. Wizards menempati posisi ke-13 Wilayah Timur. Ini menjadi posisi terburuk Wizards sejak 2013. Wizards selalu berada di papan bahwa dalam enam musim.
Brooklyn Nets (17-57) tidak lolos playoff dalam tiga musim beruntun. Rekor kemenangan mencapai yang terendah pada musim ini. Nets terakhir tampil di playoff pada 2023 dan disapu bersih Sixers di ronde pertama.
Indiana Pacers (16-58) berubah drastis dari musim lalu. Pacers mencapai Final NBA 2025. Tapi cedera Tyrese Haliburton di Gim 7 mengubah segalanya. Haliburton menepi satu musim. Pacers terjerumus di dasar klasemen.
Wilayah Barat
Memphis Grizzlies (25-49) tidak lolos playoff untuk kedua kalinya dalam enam musim terakhir. Musim lalu Grizzlies melalui play-in dan menjadi unggulan kedelapan. Grizzlies langsung keok 4-0 dari Thunder, yang menjadi juara NBA 2025.
Baca juga: Peluang Playoff Chicago Bulls Tertutup Usai Kalah dari Thunder
New Orleans Pelicans (25-50) tidak beranjak dari papan bawah sejak musim lalu. Jumlah kemenangan memang meningkat dari musim lalu 21-61. Pelicans masih punya tujuh pertandingan di musim reguler.
Dallas Mavericks (24-50) tidak lolos playoff sejak menukar Luka Doncic. Musim lalu mereka masih merasakan play-in. Kehadiran Cooper Flagg tidak serta merta meningkatkan posisi Mavericks. Mereka langsung terdepak dari persaingan karena berada di papan bawah.
Utah Jazz (21-53) menghuni papan bawah dalam empat musim beruntun. Musim ini menjadi yang terburuk kedua bagi Jazz dalam kurun waktu tersebut. Jazz hanya menang tiga kali selama bulan Maret.
Sacramento Kings (19-56) puasa playoff lagi. Kings hanya sekali ke playoff dalam dua dekade terakhir. Terjadi pada 2023 yang menjadi musim sensasionalnya. Tapi tiga musim berikutnya, Kings tidak beranjak dari label tim semenjana. (rag)
Foto:Â NBA





0822 3356 3502