ABL

SRIKANDI

Final Wilayah Timur menghadirkan dua tim yang memang terbaik selama musim reguler, Milwaukee Bucks dan Toronto Raptors. Saya pun juga memprediksi keduanya lolos ke babak ini. Sayangnya, sedikit perbedaan terjadi lantaran Bucks ternyata menghabisi Boston Celtics dalam lima laga, satu  gim lebih sedikit dari prediksi saya. Sementara Raptors harus berjuang hingga gim tujuh melawan Philadelphia 76ers, satu gim lebih banyak dari prediksi.

(Baca Juga: Prediksi Final Wilayah Barat (Menggunakan Statistik Lanjutan)

Bucks memang tampil sangat luar biasa musim ini. Secara tim, memang mereka berpusat kepada Giannis Antetokounmpo. Tetapi, peran empat pemain utama lainnya dan deretan pemain cadangan Bucks tak bisa dianggap remeh.

Tak hanya secara pengelihatan mata kita, Bucks secara angka pun cukup baik. Di antara tim Wilayah Timur yang lolos ke semifinal wilayah, tim asuhan Mike Budenholzer ini adalah pemilik eFG% tertinggi dengan 51,4 persen sementara Raptors di bawah mereka dengan 49,6 persen. Seperti judul dan artikel prediksi sebelumnya, setiap tim yang memiliki eFG% lebih tinggi memiliki kecenderungan untuk memenangi pertandingan bahkan liga.

Kembali membahas menggunakan empat faktor pembawa kemenangan, Anda penggemar Bucks pasti akan sumringah. Dari catatan kedua tim selama semifinal Wilayah, Bucks unggul dalam tiga faktor. Selain faktor tembakan (eFG%), Bucks juga unggul untuk urusan turnover rate (TOV%), dan free throw attempts rate (FTA%).

Secara turnover, Bucks hanya berpeluang membuat 11,9 persen kesalahan dalam setiap 100 penguasaan bola sementara Raptors tepat di bawah mereka dengan 12,1 persen. Untuk tembakan gratis (FTA%), tim dengan lambang kepala rusa ini bahkan unggul atas seluruh semifinalis dengan 30,4 persen. Sayangnya, Raptors justru menjadi tim dengan FTA% terendah dengan 29,1 persen.

Satu-satunya faktor yang menempatkan Raptors di atas Bucks adalah Offensive Rebound Rate (OR%). Pun begitu, keunggulan Raptors pun tak cukup jauh, hanya 24,0 persen berbanding dengan 23,3 persen. Di antara para semifinalis, angka tersebut hanya menempatkan Raptors di urutan kedua, di bawah Sixers.

Catatan-catatan di atas membuat prediksi jelas berujung pada kemenangan Bucks di final Wilayah Timur. Saya pun juga memegang teguh bahwa statistik akan sangat kecil sekali meleset, apalagi statistik yang sifatnya lanjutan (advanced). Hal yang sama terjadi pada kemenangan BTN CLS Knights Indonesia atas Singapore Slingers.

Namun, bukan berarti Raptors tak bisa memberikan perlawanan. Raptors mungkin bisa mencontoh apa yang dilakukan oleh Celtics di gim perdana semifinal wilayah dengan melakukan koordinasi pertahanan yang cukup rapi. Namun di sisi lain, jika mereka ingin memutar balikkan statistik yang ada, mereka harus melakukan pertahanan apik tersebut sepanjang seri, hal yang gagal dilakukan oleh Celtics.

Satu kabar buruk lagi untuk Raptors adalah kembali sehatnya Malcolm Brogdon. Malcolm dalam satu wawancara menyebutkan bahwa ia kini telah sehat 100 persen. Meski secara sumbangsih statistik tak semencolok Giannis, Eric Bledsoe, atau Khris Middleton, kembalinya Malcolm akan membuat rotasi menit bermain Bucks lebih nyaman. Secara otomatis, menit bermain dari semua pemain Bucks akan lebih merata dan mereka akan jauh lebih bugar ketimbang seri sebelumnya.

Raptors sendiri tak memiliki masalah cedera kepada skuatnya. Tetapi, masalah utama Raptors adalah konsistensi permainan. Sepanjang playoff, hanya Kawhi Leonard yang bermain secara konsisten bagus dari gim ke gim. Yang kedua, mungkin Pascal Siakam, sayangnya ia sendiri masih dalam tahap “tumbuh kembang” di NBA.

Yang bisa menjadi bumerang untuk Raptors adalah Kyle Lowry dan Marc Gasol. Kedua pemain ini sangat sulit ditebak dalam tiap gimnya. Anda atau mungkin jajaran Raptors sendiri tak akan tahu pribadi yang seperti apa yang mereka dapat hari itu dari kedua pemain tersbeut. Keduanya harus menunjukkan permainan kaliber “All Star” mereka untuk mengubah peruntungan Raptors.

Dari sisi pertemuan kedua tim di musim reguler pun, Bucks lebih unggul dengan memenangi tiga dari empat pertemuan mereka. Dari semua catatan di atas, Bucks saya prediksi akan melaju ke final NBA untuk pertama kalinya sejak 1974 usai menaklukkan Raptors dalam lima gim.

Foto: NBA

 

Komentar