IBL

Rangkaian acara NBA Draft 2018 telah mencapai tahap lotre untuk hak memilih di putaran pertama. Akan tetapi, tak semua tim NBA berhak mengikuti lotre ini, hanya tim-tim yang gagal lolos ke playoff musim ini yang berhak mengikuti acara tersebut. Selain itu, urutan yang masuk dalam lotre hanya untuk tiga pemilih pertama. Sisanya, harus mengikuti peringkat akhir klasemen musim ini secara keseluruhan.

Dalam prosesnya, lotre akan dilakukan menggunakan 14 bola ping-pong yang memiliki angka berurutan dari 1-14. Bola tersebut kemudian dimasukkan kepada mesin lotre yang nantinya akan mengacak bola-bola tersebut. Setelah 20 detik, salah seorang eksekutif NBA akan mengeluarkan satu bola dan ditunjukkan ke semua peserta. Hal tersebut diulang hingga empat kali dan mengeluarkan kombinasi empat angka dengan interval waktu yang berbeda, 10 detik. Kombinasi tersebut tak harus berurutan, 1-2-3-4 sama saja dengan 4-3-2-1.

Empat kombinasi angka yang keluar tersebut kemudian dicocokkan dengan nomor-nomor yang telah dimiliki oleh para peserta. Ada 1000 kombinasi angka yang bisa muncul karena kombinasi 11-12-13-14 diabaikan. Bila kombinasi tersebut muncul, maka akan di ambil ulang. Tim dengan rekor menang kalah terburuk musim lalu mendapatkan peluang lebih besar untuk memenangi lotre. Hal tersebut terjadi karena mereka mendapatkan hak 250 kombinasi dari 1000 yang ada. Tim terburuk kedua mendapatkan 199 kombinasi, ketiga 156 kombinasi, dan terus mengecil hingga urutan ke-14 yang hanya dapat lima kombinasi.

Jika kombinasi satu tim keluar lebih dari sekali, maka yang berhak digunakan oleh tim tersebut adalah kombinasi yang keluar pertama dan pengambilan bola akan diulang kembali sampai kombinasi tersebut menjadi milik tim lain.

Musim ini, Phoenix Suns adalah tim dengan rekor menang-kalah terburuk dengan 21-61. Memphis Grizzlies di belakang Suns dengan satu kemenangan lebih banyak, sementara Atlanta Hawks di peringkat ketiga dengan 24 kemenangan dari 82 laga.

Keuntungan tersebut benar terbukti. Dalam gelaran 2018 NBA Draft Lottery, Suns yang mendapatkan 250 kombinasi keluar sebagai tim pertama yang akan memilih pada NBA Draft 2018 mendatang. Kejutan terjadi di urutan kedua setelah Sacramento Kings yang hanya memiliki 53 kombinasi disebutkan nomornya. Atlanta Hawks menjadi tim yang akan memilih di urutan ketiga.

Keluarnya nama Suns sebagai pemilih pertama NBA Draft mendatang mengundang spekulasi sendiri terkait siapa pemain yang akan dipilih mereka. Berbagai media menyebutkan bahwa DeAndre Ayton adalah pemain terbaik dalam draft angkatan tahun ini dan Suns cukup layak memilihnya. Di sisi lain, seiring dengan ikutnya bintang muda Slovenia, Luka Doncic, pada NBA Draft 2018 nanti juga mengundang perhatian. Kepala Pelatih Suns yang baru, Igor Kokoskov, adalah mantan kepala pelatih Slovenia yang bersama Doncic meraih gelar juara EuroBasket 2017.

NBA Draft 2018 baru akan digelar pada 21 Juni mendatang di Barclays Center, New York City, New York, Amerika Serikat.

Foto: NBA, ForbesĀ 

Komentar