Kevin Durant memang telah meninggalkan Phoenix Suns. Tetapi hubungan KD dengan pemilik Suns, Mat Ishbia, justru mulai memanas. Kegagalan proyek besar Suns yang berlalu justru memicu perang komentar di antara keduanya.

Perseteruan itu bermula dari wawancara Ishbia dengan CNBC Sport pada Jumat (16/10) waktu setempat. Ishbia mengevaluasi keputusan mendatang KD melalui pertukaran dengan Brooklyn Nets pada Februari 2023.

Dalam transaksi itu, Suns mengorbankan banyak aset demi membangun tim yang bisa bersaing memperebutkan gelar NBA. Termasuk melepas Mikal Bridges, Cameron Johnson, dan Jae Crowder.

Tetapi Ishbia kini melihat keputusan itu sebagai pendekatan yang keliru. Ia merasa hanya berusaha menyelesaikan masalah dengan mengeluarkan banyak uang dan merekrut pemain bintang tanpa struktur tim yang jelas.

Baca juga: Kevin Durant Bongkar Penyebab Proyek Besar Phoenix Suns Gagal Total

“Itulah langkah yang kami lakukan. Namun, keputusan itu mengarah pada upaya mendatangkan Kevin Durant. Langkah itu tidak sejalan dengan visi saya. Kami menjalaninya beberapa tahun tapi tidak berhasil,” ujar Ishbia.

Selain menukar tiga pemain tersebut di atas, Suns juga mengorbankan empat hak pilih putaran pertama NBA Draft tanpa perlindungan serta hak pertukaran pilihan putaran pertama pada 2028.

Investasi besar itu tidak menghasilkan trofi Larry O’Brien. Bahkan Final Wilayah Barat pun tidak. Suns hanya mencapai semifinal pada 2023. Mereka disapu bersih oleh Timberwolves di ronde pertama playoff 2024. Lalu gagal ke playoff pada 2025.

“Setelah musim itu, saya memutuskan untuk menukar Kevin Durant, mendatangkan manajer umum dan pelatih baru, serta terlibat secara langsung dalam menentukan tipe pemain dan sosok seperti apa yang kami inginkan di organisasi ini,” lanjut Ishbia.

Pernyataan Ishbia itu memantik respon KD. MVP NBA 2014 itu menyindir Ishbia melalui laman X pada Sabtu (17/10). Sindiran tersebut memperlihatkan kekecewaan KD terhadap cara Ishbia mengevaluasi periode kebersamaan mereka.

Baca juga: Target NBA 2026-2027, Kevin Durant Bidik Rekor Poin Kobe Bryant

“#BlameKD, padahal KD tetap bermain di level tertinggi pada usia 36 tahun dan membantumu mendapatkan kultur yang sekarang sangat kau banggakan. Matthew bertingkah seolah-olah saya ditangkap karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau semacamnya,” tulis KD.

Kemudian Ishbia memberikan balasan pada platform yang sama. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak menyalahkan KD atas kegagalan Suns. Juga mengklaim bahwa KD tidak melihat konteks secara keseluruhan.

“Kamu jelas tidak menonton wawancaranya. Saya tidak menyalahkanmu. Saya senang dengan budaya yang sedang kami bangun di Phoenix. Kami memiliki orang-orang yang tepat dan fokus yang tepat sekarang. Semoga sukses musim ini di Houston,” balas Ishbia.

KD belum puas atas tanggap Ishbia tersebut. Juara NBA dua kali itu kembali menyentil Ishbia dengan menyinggung besarnya uang yang harus dikeluarkan Suns untuk merekrutnya. “Kamu seharusnya berterima kasih setiap ada kesempatan. Kamu tidak perlu membayar saya dengan uang yang sangat besar agar saya bermain untuk tim lain,” ucap KD.

Kontribusi individu KD tetap impresif meski Suns gagal secara tim. Ia mencatat rata-rata 26,8 poin, 6,3 rebound, dan 4,6 asis dalam 145 pertandingan. Suns akhirnya melepas KD ke Rockets pada musim panas 2025 yang melibatkan tujuh tim. (rag)

Foto: NBA

Komentar