Tim basket veteran putra Asaba Indonesia akan berpartisipasi di turnamen bola basket Asean Veteran Basketball Conference (AVBC) ke-35 yang berlangsung di Kuching, Malaysia, pada tanggal 11-15 Agustus 2026. Sebelumnya, Asaba sukses sebagai tuan rumah AVBC ke-34 pada tahun 2025 lalu, yang digelar di Aim High Stadium, Tangerang, dan sekaligus juga menorehkan prestasi juara kategori kelompok umur 50 dan 60 tahun.
Hengardy Tan pemain tim Asaba Indonesia U-60 mengatakan bahwa turnamen tersebut pertama kali digelar sejak tahun 1992. Ini juga sebagai ajang silahturahmi para mantan pemain di era mereka.
"Asaba Indonesia sudah siap bertanding di Kuching, Malaysia nanti. Rencananya kami akan mengirimkan 3 tim, 2 tim untuk kategori umur 50 dan 1 tim untuk U-60 tahun keatas. Kami hanya absen di tim U-40 dan U-70," ujar Hengardy Tan.
"Ini bukan sekedar turnamen semata, tapi ini ajang yang penuh historis bagi para pemain untuk reuni tidak hanya dengan rekan setim, melainkan juga dengan lawan. Mereka yang bertanding juga merupakan mantan pemain timnas negaranya masing-masing. Bagi kami yang sudah berumur, sangat penting juga, agar konsisten bermain basket meskipun frekuensinya disesuaikan dengan kondisi fisik kami," imbuhnya.
.jpg)
Menyandang sebagai juara bertahan kategori 50 dan 60, Asaba bertekad untuk bisa mempertahankan gelar juara meskipun dalam turnamen kali ini, kemungkinan besar tidak diperkuat salah satu pemain kunci mereka di tim U-60 yakni Abdullah Gobel atau yang akrab disapa Ducko.
"Kami ingin mencoba menjadi juara lagi, baik di tim 50 dan 60. Sayangnya peraih pemain terbaik kami di U-60 tahun lalu Abdullah Gobel masih dalam suasana duka. Namun ia tetap mengirimkan dukungan dan pesannya kepada seluruh tim agar Asaba Indonesia harus bermain sportif dan mengutamakan semangat persaudaraan baik sesama tim dan juga lawan," kata Hengardy Tan.
Sementara itu, pelatih Asaba Indonesia U-50 Putih, Agustinus Dapas Sigar juga bertekad memberikan yang terbaik di ajang ini. Bagi Aguy (sapaan akrabnya) melatih para mantan pemain sedikit lebih memudahkannya dibandingkan melatih pebasket pemula. Meskipun biasanya pada ajang tahunan seperti ini mereka tidak sering berlatih bersama, namun Aguy yakin chemistry antar mereka di lapangan akan solid dan terjaga.
"Kalu mantan pemain skill pasti tetap ada, tinggal kondisi persiapan fisiknya saja. Jadi saya tinggal menyatukan kekompakan para pemain di lapangan. Untuk persiapan, karena mereka umumnya juga suka main bersama jadi tinggal mengkombinasikan saja taktik dan bagaimana mereka bermain enjoy di lapangan," ungkapnya.
Dalam ajang ini, sejumlah mantan pemain Nasional akan berpartisipasi bersama tim Asaba Indonesia, diantaranya adalah Kiki Susilo, I Made Sudiadnyana, Romy Chandra, Ronald Median, Hardono Putri Prayogo, Tatang Kuskanto, Wahyu Gunarto dan juga Johni Henry yang bertindak sebagai kepala pelatih Asaba Indonesia U-60.
Sementara itu, sejumlah klub basket Asean yang sudah pasti akan berpartisipasi di AVBC 2026 antara lain yaitu ZAAP Thailand, Singapore Siglap, Miri Kinsar, Hornbills Kucing, Brunei Linktech 40, KL 51, FCVBA Phillipines, Meteor Pontianak, dan HATYAI Basketball Clubs. (tor)
Foto: Rilis Media Asaba Indonesia





0822 3356 3502