Boston Celtics akan memasuki era baru setelah melepas Jaylen Brown. Pelatih Celtics Joe Mazzulla menyadari perubahan besar yang harus dilakukan timnya setelah menukar Brown ke Philadelphia 76ers.

Di sela-sela kunjungannya di NBA Summer League 2026 di Las Vegas, Nevada, Mazzulla buka suara mengenai perubahan Celtics. Ia mengakui bahwa kepergian Brown bukan sekadar kehilangan pemain bintang tapi juga identitas Celtics.

“Saya masih mencoba memahami semuanya. Tentu saja ketika pertukaran itu terjadi, situasinya tidak sesederhana hitam dan putih.  Ada begitu banyak hal yang ikut berperan, baik di dalam maupun di luar lapangan,” kata Mazzulla dilandir melalui CLNS.

Celtics menghadapi kenyataan bahwa wajah tim telah berubah. Selama hampir satu dekade, mereka mengandalkan duet Brown dan Jayson Tatum. Kini Celtics memasuki musim baru tanpa salah satu pemain paling berpengaruh dalam kesuksesan tim.

Baca juga: Jaylen Brown Curhat ke IShowSpeed Soal Loyalitas di NBA

Celtics membuat keputusan mengejutkan dengan menukar Brown ke Sixers. Dalam transaksi tersebut, Celtics memperoleh Paul George, dua hak pilihan putaran pertama dan dua hak pilih putaran kedua.

“Hal yang paling saya tekankan adalah rasa hormat, apresiasi, dan rasa terima kasih atas apa yang telah Jaylen berikan kepada Celtics selama 10 tahun. Dia adalah pemain Celtics lebih lama dari saya. Dia sudah di sini sebelum saya. Dia membangun standar dan menjadi bagian dari banyak momen spesial,” lanjut Mazzulla.

Brown meninggalkan Celtics setelah menjalani musim terbaik karier. Musim tersebut semakin penting karena Celtics harus bermain tanpa Tatum hingga menjelang akhir musim reguler.

Brown mengambil lebih banyak peran hingga membukukan rata-rata 28,7 poin, 6,9 rebound, dan 5,1 asis dalam 70 gim. Brown memperoleh All-NBA kedua dan menempati posisi keenam perolehan MVP NBA 2026.

Baca juga: Jayson Tatum Mengakui Berat Kehilangan Jaylen Brown

Namun, perjalanan Celtics di Playoff NBA 2026 berakhir mengecewakan. Celtics gagal mempertahankan keunggulan 3-1 atas Sixers pada ronde pertama dan kalah dalam tujuh gim. Sebuah hasil yang memicu evaluasi besar di dalam organisasi.

Setelah perubahan besar di roster, Mazzulla menyadari bahwa Celtics tidak bisa hanya mengganti pemain. Ia berharap semuanya berjalan sama. Tim harus membangun karakter baru.

“Jadi tantangannya adalah bagaimana kami membentuk identitas baru, menanamkan identitas tersebut, bagaimana kami bisa menutup musim ini dengan kemenangan. Itu adalah sesuatu yang sangat sulit dilakukan, tetapi itulah tantangan yang harus kami hadapi,” ucap Mazzulla.

Mazzulla bukan pertama kali menghadapi situasi perubahan besar. Sebelum meraih gelar juara NBA 2024, Celtics juga melakukan perombakan penting dengan melepas Marcus Smart dan mendatangkan Kristaps Porzingis serta Jrue Holiday. Perubahan tersebut akhirnya membantu Celtics meraih gelar juara ke-18 dalam sejarah waralaba. (rag)

Foto: Elsa/AFP

Komentar