Menurut Joe Vardon dari The Athletic, James Harden menolak opsi kontraknya senilai 42,3 juta Dolar AS dan sekarang menjadi pemain bebas (free-agent). Ia diperkirakan akan kembali ke Cleveland dengan kontrak baru, tetapi Harden menunggu untuk menandatangani kontrak agar Cavaliers memiliki fleksibilitas yang mereka butuhkan untuk menambahkan LeBron James untuk musim depan.
Salah satu faktor utama yang sering disebut-sebut sebagai alasan LeBron tidak kembali ke Cleveland adalah gaji kecil yang tersedia untuknya di sana karena aturan batasan gaji liga. Susunan pemain Cavs tampaknya terlalu mahal bagi mereka untuk membayarnya lebih dari gaji minimum, yang kira-kira 4 juta Dolar AS, dan aturan tersebut tampak terlalu memberatkan bagi mereka untuk mengurangi pengeluaran gaji demi membayarnya lebih banyak sambil tetap kompetitif.
Jika Harden menandatangani kontrak senilai 30 juta Dolar AS dan jika Cleveland dapat melepas Max Strus tanpa menerima gaji tambahan, maka Cavaliers akan dapat memberikan pengecualian tingkat menengah (mid-level exception) kepada LeBron. Perkiraannya, Cavs bisa memberi LeBron gaji sebesar 15 juta Dolar AS.
Cleveland mengakuisisi Harden dari Los Angeles Clippers pada bulan Februari. Harden membantu Cavaliers mencapai final konferensi tahun ini untuk pertama kalinya sejak 2018, tetapi New York Knicks menyapu bersih kemenangan atas tim berjuluk "Wine and Gold" tersebut.
Harden rata-rata mencetak 20,5 poin dan 7,7 asis per gim untuk Cavaliers di musim reguler dan 19,2 poin dan 5,5 asis per gim di babak playoff. Calon anggota Hall of Fame ini masih belum memenangkan gelar juara.
Sementara itu, musim lalu bersama Los Angeles Lakers, LeBron rata-rata mencetak 20,9 poin, 6,1 rebound, dan 7,2 asis per pertandingan. Dia masih merupakan pemain ofensif elite, jadi jika Cavaliers ingin bersatu kembali dengan "Sang Raja", mereka perlu menciptakan lebih banyak ruang gaji.
Meskipun kembalinya LeBron ke Cleveland untuk ketiga kalinya akan menjadi berita besar, ada pertanyaan nyata tentang kecocokan mereka dalam permainan basket. Baik Harden, LeBron, dan Donovan Mitchell sama-sama suka bermain dengan bola di tangan mereka, dan meskipun memasangkan dua dari mereka bersama-sama bisa berhasil, tiga dari mereka dalam satu tim akan membutuhkan beberapa pengorbanan.
Ditambah lagi fakta bahwa duet pemain besar Jarrett Allen dan Evan Mobley bukanlah pasangan yang paling alami di NBA modern, maka Cavaliers akan memiliki keseimbangan roster yang menarik untuk dipertimbangkan. Belum lagi kedalaman skuad yang sangat minim jika pemain pendukung ditukar untuk mengakomodasi LeBron dari perspektif batasan gaji.
Selain Cavaliers, LeBron juga dikaitkan dengan Golden State Warriors dan Miami Heat. Ini tentu bukan tanpa tanda tanya besar. Namun, Cavaliers setidaknya memiliki jalan untuk membawa LeBron James kembali untuk ketiga kalinya musim panas ini. (tor)
Foto: lakersnation.com





0822 3356 3502