IBL

Ayah dari pemain NBA Lonzo dan LaMelo, LaVar Ball menghadapi masalah hukum setelah seorang kontraktor mengajukan gugatan yang mengklaim bahwa pria yang kerap kali membuat kontroversi tersebut masih berutang lebih dari 200 ribu Dolar AS, untuk pekerjaan yang telah diselesaikan di rumahnya di California. Pekerjaan tersebut adalah pembangunan lapangan basket pribadi dan renovasi rumah Ball. 

Menurut dokumen pengadilan, perusahaan konstruksi MD Steel Inc. menuduh Ball gagal membayar sisa tagihan untuk pemasangan lapangan basket pribadi dan pekerjaan renovasi tambahan di propertinya. Perusahaan tersebut mengklaim total biaya proyek mencapai hampir 970 ribu Dolar AS, dengan Ball dilaporkan membayar sekitar 750 ribu Dolar AS sebelum pembayaran dihentikan. MD Steel kini berupaya untuk memulihkan sisa 221.928 Dolar AS melalui jalur hukum.

Perusahaan tersebut kini telah meminta pengadilan untuk memerintahkan Ball membayar sisa jumlah tersebut. Pada tahap ini, tuduhan tersebut telah diajukan dalam gugatan perdata, dan Ball belum menanggapi klaim tersebut secara publik.

Lapangan basket pribadi itu dibangun di rumah Ball yang seluas 1.395 meter persegi, yang dilaporkan memiliki delapan kamar tidur dan 11 kamar mandi. Lapangan tersebut dirancang untuk menyediakan ruang latihan berkualitas profesional di rumah, sesuai dengan hubungan panjang keluarga tersebut dengan bola basket. 

Namun, alih-alih menjadi berita utama karena latihan di lapangan, proyek tersebut kini menjadi subjek sengketa hukum. Hasil dari kasus ini akan bergantung pada bagaimana pengadilan mengevaluasi klaim yang diajukan oleh kedua belah pihak. (tor)

Foto: Instagram LaVar Ball

 

Komentar