Kontrak fantastis Austin Reaves dengan Los Angeles Lakers tidak sekadar kabar besar. Kontrak empat tahun senilai 185 juta Dolar AS itu menjadi bagian dalam sejarah. Reaves kini merupakan pemain tidak terpilih (undrafted) dengan kontrak terbesar di NBA.
Kisah Reaves menjadi bukti bahwa status undrafted bukan menjadi penghalang untuk mencapai kesuksesan. Kesepakatan baru Reaves dengan Lakers tersebut resmi memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Fred VanVleet pada 2023.
Dalam sejarah NBA, ada delapan kontrak pemain undrafted dengan nilai fenomenal. VanVleet mendapatkannya dua kali. Jadi, sejatinya ada tujuh pemain yang masuk dalam daftar ini.
Austin Reaves (2026) – 185 juta Dolar AS (4 tahun)
Reaves resmi menempati posisi ini setelah menyetujui kontrak maksimal dengan Lakers. Pemain 28 tahun itu telah berkembang dari pemain undrafted pada 2021 menjadi pemain utama Lakers.
Baca juga: Austin Reaves Dapat Kontrak Senilai 185 Juta Dolar AS
Reaves merupakan salah satu garda paling produktif di liga saat ini. Reaves mencatat rata-rata 23,3 poin, 5,5 asis, dan 4,7 rebound per gim. Ia bukan lagi sekadar pelengkap. Tapi telah menjadi bagian utama masa depan Lakers bersama Luka Doncic.
Fred VanVleet (2023) – 128 juta Dolar AS (3 tahun)
Vanvleet menjadi contoh paling sukses dalam pemain undrafted. Ia merupakan pemain undrafted pertama dengan kontrak mencapai lebih dari 100 juta Dolar. Sejarah itu tercipta saat VanVleet meninggalkan Toronto dan bergabung dengan Houston Rockets pada 2023.
Setelah berperan dalam keberhasilan Raptor juara NBA 2018-2019, VanVleet membangun reputasi brilian di NBA. Ia dikenal sebagai penembak jarak jauh dan point guard yang mampu mengangkat kultur tim.
Naz Reid (2025) – 125 juta Dolar AS (5 tahun)
Reid masuk liga pada 2019 melalui kontrak dua arah (two-way contract) dengan Minnesota Timberwolves. Reid berkembang dari pemain cadangan menjadi salah satu pemain tengah paling fleksibel.
Baca juga: Tiga Pemain yang Masuk Radar Lakers Untuk Penuhi Permintaan Luka Doncic
Kemampuan Reid diakui dengan meraih Sixth Man of the Year 2024. Pada tahun berikutnya Timberwolves memberikan kontrak besar sebagai penghargaan atas kontribusi Reid. Termasuk membawa Timberwolves dua musim beruntun tampil di Final Wilayah Barat.
Duncan Robinson (2021) – 90 juta Dolar AS (5 tahun)
Robinson mendapatkan kontrak tersebut dari Miami Heat. Ia memiliki kemampuan tripoin yang menjadi bagian penting sistem ofensif Heat. Meski performanya naik turun setelah mendapat kontrak itu, Robinson tetap dikenang dalam kisah sukses pemain undrafted.
Fred VanVleet (2020) – 85 juta Dolar AS (4 tahun)
Sebelum nilai fantastis dengan Rockets pada 2023, VanVleet sudah mengawalinya dengan Raptors. Kesepakatan VanVleet dengan Raptors itu menjadi tonggak penting bagi pemain undrafted untuk bisa mendapatkan status bintang dan bayaran yang setara dengan pemain papan atas.
Alex Caruso (2025) – 81 juta Dolar AS (4 tahun)
Caruso telah berkembang sebagai salah satu garda terbaik. Ia sudah mengoleksi dua cincin juara bersama Lakers (2020) dan Oklahoma City Thunder (2025). Caruso menyepakati perpanjangan yang membuatnya terikat dengan Thunder hingga 2028-2029.
Wesley Matthews (2015) – 70 juta Dolar AS (4 tahun)
Nilai yang diterima Matthews dari Dallas Mavericks ini tergolong besar pada saat itu. Matthews dikenal sebagai two-way players yang tangguh. Ia merupakan pelopor pemain undrafted yang menembus kelompok pemain bergaji tinggi.
Kent Bazemore (2016) – 70 juta Dolar AS (4 tahun)
Bezemore awalnya hanya sebagai pemain cadangan yang energik. Kerja keras dan kemampuan Bezemore membuat Atlanta Hawks berani memberinya kontrak besar. Kontrak itu menjadikannya salah satu pionir sukses pemain undrafted. (rag)
Foto: Gary A. Vasquez/USA Today Sports





0822 3356 3502