IBL

Miami Heat bukan satu-satunya tim yang mengajukan penawaran untuk Giannis Antetokounmpo. Ada Boston Celtics yang berminat dengan MVP NBA dua kali itu. Tapi tawaran Celtics tidak sesuai dengan permintaan Milwaukee Bucks.

Bursa transfer NBA memanas setelah Heat memperoleh Giannis. Dalam paket pertukaran itu, Bucks menyerahkan Giannis dan Bobby Portis. Heat menggantinya dengan paket yang berisi Tyler Herro, Kal’el Ware, Jaime Jaquez Jr., Kasparas Jakucionis, dan beberapa hak pilih.

Nah, Celtics kalah dalam nilai tawaran pertukaran Giannis. Sebenarnya Celtics sudah cukup serius dengan menjadikan Jaylen Brown sebagai bagian utama dalam penawaran. Tetapi paket yang ditawarkan Celtics kalah bersaing dengan Heat yang lebih kaya aset muda dan draft jangka panjang.

Baca juga: Pindah ke Miami, Era Giannis di Milwaukee Berakhir

Celtics memang menawarkan Jaylen Brown, pemain kaliber MVP yang sosoknya bisa menggantikan Giannis sebagai pemain bintang. Tapi Bucks juga meminta Celtics menyertakan pemain muda seperti Hugo Gonzalez dan Baylor Scheierman. Permintaan tersebut ditolak oleh Celtics.

Kemudian ada keraguan dari Bucks tentang fleksibilitas jangka panjang. Kontrak besar Brown menjadi pertimbangan. Brown memiliki kontrak supermaksimal senilai 285 juta Dolar AS yang berjalan hingga 2028-2029.

Jika Bucks menerima paket Brown itu, ruang gaji Bucks tidak turun drastis. Pertukaran itu hanya menukar era berbasis pemain bintang baru dan aset masa depan yang belum pasti. Sedangkan Bucks lebih nyaman dengan paket yang memberikan mereka kontrol aset jangka panjang tanpa beban kontrak supermaksimal.

Baca juga: Harga Mahal yang Dibayar Heat untuk Giannis Antetokounmpo

Heat juga tampil lebih agresif dalam menyusun paket pertukaran. Heat tidak hanya menawarkan pemain muda seperti Herro dan Ware. Tapi juga menyerahkan hak pilih masa depan yang dibutuhkan Bucks untuk pembangunan ulang.

Celtics sendiri harus merombak besar-besaran tim mereka jika ingin mendapatkan Giannis. Perombakan ini berpotensi mengganggu tim inti Jayson Tatum yang sudah terbentuk selama bertahun-tahun.

Dalam upaya pertukaran Giannis ini, Celtics terlihat dalam posisi setengah yakin. Mereka terlalu agresif untuk sekadar mencoba. Tapi tidak cukup fleksibel untuk memenangkan penawaran. (rag)

Foto: Stacy Revere/AFP

Komentar