Mac McClung mengakhiri perjuangannya mengejar tempat di NBA. McClung memilih melanjutkan karier di luar negeri. Pemain 27 tahun itu memulai babak baru setelah menerima pinangan Basquet Girona di Liga ACB.
Keputusan tersebut menandai langkah McClung bermain di luar Amerika Serikat. Setelah lima musim keluar masuk dan berganti tim di NBA dan G League, McClung memutuskan pindah ke Spanyol untuk mendapat peran yang lebih permanen.
Basquet Girona merupakan klub milik Marc Gasol yang didirikan pada tahun 2014. Klub tersebut bermarkas di kawasan Catalonia yang berjarak sekitar satu jam dari Barcelona.
Baca juga: Mac McClung Ungkap Alasan Tidak Ikut Kontes Slam Dunk 2026
Dilansir melalui laman Bleacher Report, keluarga McClung mengatakan keputusan tersebut diambil pada waktu yang tepat. Setelah berjuang mendapatkan kontrak penuh di NBA, Girona menawarkan peran sebagai pemain utama sekaligus proyek jangka panjang.
Meski gagal menembus roster tetap NBA, McClung menorehkan pencapaian legendaris di NBA All-Star Weekend. McClung tiga kali beruntun menjadi juara Kontes Slam Dunk pada 2023, 2024, dan 2025. Prestasi itu membuat namanya sejajar dengan Nate Robinson sebagai pemilik gelar Kontes Slam Dunk terbanyak sepanjang sejarah.
Popularitas McClung bahkan jauh melampaui kiprahnya di NBA. Ia menjadi pemain G League pertama yang diundang mengikuti Slam Dunk Contest. Kemudian McClung menjelma sebagai ikon kontes melalui deretan dunk kreatif dan memukau penggemar.
McClung bahkan sampai menolak mengikut Kontes Slam Dunk 2026 karena “dikhawatirkan” menang lagi. Akhirnya Kontes Slam Dunk punya juara baru yaitu Keshad Johnson (Miami Heat) meski gerakannya dinilai biasa saja.
Baca juga: Mac McClung Didepak Pacers
Sementara itu, perjalanan McClung di NBA memang tidak mudah. Ia tidak terpilih dalam NBA Draft 2021. McClung sempat memperkuat Lakers, Bulls, Sixers, Magic, Pacers, hingga kembali ke Bulls dengan kontrak dua arah. Tetapi sepanjang kiprahnya di NBA, McClung hanya bermain 17 gim dengan rataan 5,9 poin.
Justru G League menjadi panggung utama McClung. Ia dua kali dinobatkan sebagai MVP G League pada 2025 dan 2026. McClung sempat membukukan 59 poin yang menjadi rekor terbanyak terbanyak sepanjang sejarah untuk satu gim saat bermain untuk Windy City Bulls.
Sebelumnya McClung sempat beberapa kali menolak bermain di luar Amerika Serikat. Saat itu ia masih berharap memperoleh kontrak penuh NBA. Peluang tak kunjung datang dan statusnya tidak lagi memenuhi syarat untuk kontra dua arah. Kondisi itu membuat McClung menerima Girona. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502