Philadelphia 76ers menjadi pemenang perburuan LeBron James di free agency. Tidak hanya manajemen yang bekerja keras. Tyrese Maxey juga ikut andil melakukan pendekatan hingga berhasil meyakinkan Sang Raja untuk memilih Philadelphia sebagai pelabuhan terakhir kariernya.
Maxey mengungkap bagaimana proses perekrutan LeBron berlangsung dalam wawancara dengan John Clark dari NBC Sports Philadelphia. Maxey tidak butuh banyak usaha untuk mengajak LeBron ke Sixers. Hanya komunikasi yang intens.
“Tidak butuh usaha keras untuk meyakinkannya. Saya hanya terus menghubunginya. Saya mengirim pesan, menelpon, dan terus berbicara dengannya. Dia jauh lebih tua tapi kurasa kami berteman,” kata Maxey.
Baca juga: Jaylen Brown Siap Berkorban Untuk 76ers
Most Improved Player 2024 itu menuturkan pendekatan yang dilakukannya bukan sakadar membahas peluang juara. Maxey juga meyakinkan LeBron bahwa Sixers memiliki lingkungan yang tepat untuk bersaing meraih gelar.
Maxey menujukkan kepada LeBron komposisi pemain Sixers yang bisa saling melengkapi. Kehadiran Joel Embiid hingga pemain muda yang diyakini bisa membuat LeBron tetap kompetitif meski menjalani musim ke-24 dalam kariernya.
Upaya Maxey membuahkan hasil. LeBron memutuskan bergabung dengan Sixers. Kini tim asuhan Nick Nurse itu memiliki deretan bintang yang terdiri dari LeBron, Embiid, Maxey, Jaylen Brown, serta All-Rookie First Team VJ Edgecombe.
“Menurut mereka pemain yang hebat. Posisi kami musim ini akan sangat bagus. Mereka melakukan beberapa hal hebat yang juga saya lakukan. Jadi kita lihat saja nanti seperti apa di lapangan,” ungkapnya.
Baca juga: Nick Nurse Pastikan Kondisi Joel Embiid Prima Menjelang Musim Baru
Kesempatan menjadi rekan setim LeBron merupakan pengalaman yang sudah lama diimpikan oleh Maxey. All-Star dua kali itu mengaku ingin menyerap ilmu sebanyak mungkin dari MVP dan juara NBA empat kali tersebut.
Kehadiran LeBron juga diyakini akan membuat permainan Maxey semakin berkembang. Selama ini Maxey dikenal sangat berbahaya saat bermain tanpa bola. Sementara LeBron merupakan salah satu playmaker terbaik dalam sejarah NBA.
Musim lalu Maxey memimpin Sixers dengan rata-rata 27,7 poin, 6,5 asis, dan 4,1 rebound dengan akurasi tembakan 46,1 persen serta tripoin 36,6 persen. Langkah Sixers terhenti di semifinal setelah disapu bersih oleh Knicks.
Perolehan Maxey itu terjadi saat Embiid menepi karena cedera dan Paul George menjadi opsi kedua. Kini situasi berbeda. Dengan hadirnya Brown dan kembalinya Embiid, Maxey kemungkinan turun menjadi opsi ketiga di lini serang. Perubahan itu berpotensi menurunkan statistik individu Maxey.
Tetapi kesabaran dan pengorbanan akan sepadan jika bisa meraih gelar. Sixers sendiri sudah 44 tahun puasa gelar. Pencapaian terbaik mereka selama hampir setengah abad ini adalah Final NBA 2001. (rag)
Foto: Jae C. Hong/AP Photo





0822 3356 3502