Kejadian paling aneh di NBA musim 2025-2026 adalah ketika dalam satu malam, setidaknya ada 168 pemain absen karena cedera atau sakit. Itu terjadi pada Jumat malam (10/4) waktu AS, di mana tim-tim bersiap untuk babak playoff dan mengatasi kelelahan menjelang pertandingan terakhir musim reguler.
Pertandingan yang seharusnya menjadi laga spektakuler antara bintang-bintang kaliber MVP malah berubah menjadi pertunjukan absennya para pemain. Shai Gilgeous-Alexander dan Nikola Jokic sama-sama absen, bersama dengan semua pemain inti reguler lainnya dari tim mereka
Di seluruh liga, susunan pemain sangat berkurang, dengan Memphis Grizzlies saja kehilangan 14 pemain. Waktunya bukanlah kebetulan. Pasalnya, 30 tim memainkan pertandingan ke-81 mereka, dengan minimal ada satu pertandingan terakhir tersisa sebelum babak playoff dimulai.
Bagi tim-tim papan atas seperti Oklahoma City Thunder, prioritasnya jelas yaitu tetap sehat. Setelah mengamankan unggulan nomor 1 secara keseluruhan, Thunder memilih untuk mengistirahatkan pemain kunci daripada mengambil risiko cedera.Â
Kepala pelatih Mark Daigneault menjelaskan bahwa keputusan itu bersifat strategis, bukan karena keadaan, dan menekankan pentingnya kesiapan jangka panjang daripada hasil jangka pendek.
Sementara itu, Denver Nuggets menghadapi situasi yang sedikit lebih rumit. Jokic masih membutuhkan satu pertandingan lagi untuk memenuhi syarat meraih penghargaan utama seperti MVP dan All-NBA, sehingga kembalinya dia di pertandingan terakhir sangat penting.
Saat banyak bintang lain absen, Victor Wembanyama memanfaatkan waktunya di lapangan sebaik mungkin. Bintang muda itu hanya membutuhkan 20 menit untuk memenuhi ambang batas 65 pertandingan yang memenuhi syarat untuk penghargaan pascamusim, dan mencapai angka tersebut tepat sebelum keluar lapangan sebentar. Dia kemudian kembali dan memberikan penampilan yang dominan, menyelesaikan pertandingan dengan 40 poin, 13 rebound, dan 5 asis hanya dalam 26 menit.
Saat musim reguler hampir berakhir, bagan babak playoff semakin jelas. Detroit Pistons menduduki peringkat pertama di Wilayah Timur. Boston Celtics mengamankan posisi No. 2. New York Knicks sudah memastikan pilihan nomor 3. Cleveland Cavaliers akan finis di posisi ke-4. Atlanta Hawks mengamankan tempat di babak playoff (peringkat 5 atau 6)
Orlando Magic dijamin setidaknya mendapatkan tempat play-in di urutan ke-7 atau ke-8. Miami Heat sudah dipastikan lolos ke pertandingan play-in peringkat 9-10. Charlotte Hornets juga akan tampil di turnamen play-in.Â
Menjelang babak playoff, tim-tim melakukan penyesuaian terakhir. Baik melalui istirahat, eksperimen, atau berupaya mendapatkan keuntungan dalam penentuan unggulan.
Jumat malam bukanlah tentang kompetisi, melainkan tentang bertahan hidup, strategi, dan waktu yang tepat. Dengan babak playoff yang hanya tinggal beberapa hari lagi, tim-tim di seluruh NBA memprioritaskan kesehatan daripada pemberitaan media, meskipun itu berarti jumlah pemain absen yang memecahkan rekor NBA. (tor)
Foto: foxnews.com





0822 3356 3502