Harapan James Harden untuk meraih gelar juara NBA kembali pupus. Harden harus menelan kenyataan pahit setelah kekalahan Cleveland Cavaliers 93-130 di Gim 4. Cavaliers disapu bersih New York Knicks di Final Wilayah Timur 2026.
Gim 4 berlangsung pada Senin (25/5) di Rocket Arena, Cleveland. Knicks tampil dominan dan menghancurkan Cavaliers di depan pendukungnya sendiri. Kemenangan tersebut memastikan Knicks ke Final NBA untuk pertama kalinya sejak 1999.
“Hasilnya 4-0 tapi saya rasa kami tidak memiliki kesempatan terbaik dilihat dari sudut pandang dan keadaan. Knicks mendominasi kami. Tapi saya tidak yakin bisa menjawab hal itu karena saa benar-benar merasa kami adalah tim yang lebih baik,” ucap Harden.
Baca juga: 4-0! Knicks Lolos ke Final NBA Untuk Pertama Kalinya Dalam 27 Tahun
Perjalanan Cavaliers di Playoff NBA 2026 memang terjal. Cavaliers menutup musim reguler (52-30) sebagai unggulan keempat. Cavaliers selalu bermain tujuh gim di dua seri pertama playoff. Yakni melawan Toronto Raptors di ronde pertama dan menyingkirkan Pistons di semifinal.
Sayangnya, setelah mengeliminasi Pistons yang merupakan tim terbaik Wilayah Timur di musim reguler, performa Cavaliers antiklimaks. Sepanjang seri Final Wilayah Timur 2026, Knicks bermain lebih solid dalam menyerang maupun bertahan.
Kegagalan tersebut memperpanjang daftar kekecewaan Harden. Selama berkarier 17 musim dengan memperkuat enam tim yang berbeda, Harden selalu gagal mengangkat trofi Larry O’Brien. Berbanding dengan pencapaian individu Harden yang menjadi MVP NBA 2018, 11 kali All-Star dan delapan kali All-NBA, serta tiga kali top skor liga.
Baca juga: Knicks Juara Wilayah Timur, Jalen Brunson MVP
Jarak terdekat Harden dengan gelar juara terjadi pada musim 2011-2012. Saat bermain untuk Oklahoma City Thunder, Harden mencapai Final NBA 2012. Tapi Thunder kalah 4-1 dari Miami Heat.
Harden pindah ke Houston Rockets dan bermain selama delapan musim. Rockets menjadi tim terlama Harden. Tetapi pencapaian tertingginya adalah Final Wilayah Barat 2015 dan 2018. Upaya ke Final NBA selalu terhalang oleh dinasti Golden State Warriors.
Setelah meninggalkan Rockets, Harden bermain untuk Brooklyn Nets, Philadelphia 76ers, Los Angeles Clippers, dan pada Februari lalu ditukar ke Cavaliers. Dan baru musim ini Harden tampil di Final Wilayah lagi setelah delapan tahun.
Harden juga mengakui masa depannya di NBA masih belum pasti setelah playoff berakhir. Ia menegaskan akan mengambil waktu untuk memikirkan langkah berikutnya dalam kariernya. Pernyataan itu memunculkan spekulasi bahwa Harden bisa saja mempertimbangkan perubahan besar menjelang musim berikutnya. (rag)
Foto: NBA





0822 3356 3502