Laga seru tersaji di Ball Arena, Denver pada Sabtu (4/4). Dua kandidat MVP NBA 2026, Nikola Jokic dan Victor Wembanyama berduel hingga perpanjangan waktu (overtime). Setelah Denver Nuggets menang 136-134 atas San Antonio Spurs, kedua pemain besar itu melemparkan pujian. Jokic unggul 5-2 dalam pertemuan dengan Wemby.
“Saya rasa itu pertandingan yang luar biasa. Sangat menyenangkan. Salah satu pertandingan yang paling menyenangkan. Kami berharap bisa memenangkannya. Semua yang terjadi malam ini bagus untuk kami,” kata Wemby.
Spurs memang dalam posisi unggul dalam sebagian besar permainan. Nuggets melaju 7-2 dalam satu menit terakhir yang membuat kedudukan imbang 124-124 di akhir kuarter keempat.
Baca juga: Jokic Mengungguli Wemby Dalam Duel Nuggets Kontra Spurs Hingga Overtime
Nuggets melanjutkan momentum dalam lima menit berikutnya. Tembakan Jokic membawa Nuggets memastikan kemenangan. Adapun buzzer beater Dylan Harper hanya memangkas jarak menjadi dua poin di akhir laga.
“Ini adalah ujian yang sesungguhnya melawan tim yang berjuang untuk sesuatu saat ini,” kata Wemby yang merujuk upaya Nuggets merebut posisi tiga besar Wilayah Barat. “Suasananya sedikit mirip playoff. Mereka memiliki pemain ofensif terbaik di dunia. Ketika Anda menjalani pertandingan seperti ini, Anda harus selalu fokus pada pertahanan.”
Jokic membuktikan ucapan Wemby tersebut. Jokic mencetak dobel-dobel 40 poin, 13 asis, dan 8 rebound. MVP NBA tiga kali itu meraih 13/25 tembakan yang setara dengan akurasi 52 poin selama 44 menit.
Baca juga: Spurs Tak Terbendung, Victor Wembanyama Kirim Pesan Menjelang Playoff
Wemby tidak kalah menarik. Wemby memimpin Spurs melalui dobel-dobel 34 poin, 18 rebound plus 7 asis dan 5 blok selama 39 menit. Rookie of the Year 2024 itu membuat 8/17 tembakan.
Wemby menjadi pemain Spurs pertama yang mencetak setidaknya 30 poin dan 15 rebound dalam tiga gim beruntun. Ia juga merupakan pemain pertama sejak Shaquille O’Neal yang mencatat 30 poin, 15 rebound, dan 3 blok dalam tiga gim beruntun. Serta mengumpulkan setidaknya 100 poin, 50 rebound, 10 asis, dan 10 blok dalam tiga pertandingan.
“Saya rasa saat pertama kali saya melawannya, saya sudah mengatakan bahwa dia akan mengubah liga. Dia akan mengubah permainan basket. Saya masih berpikir seperti itu. Saya pikir dia punya kesempatan, peluang untuk pemain pemain paling unik yang pernah ada,” ucap Jokic.
Spurs (59-19) nyaman di posisi kedua setelah Thunder (61-16). Nuggets (50-28) berpeluang naik ke posisi dengan menggeser Lakers (50-27). Nuggets dan Spurs akan bertemu lagi di gim terakhir musim reguler pada 12 April mendatang. (rag)
Foto: Justin Edmonds/AFP





0822 3356 3502