IBL

New York Knicks memasuki NBA 2025-2026 dengan ekspektasi tinggi. Waralaba legendaris itu memasang target menang sekarang. Tapi Knicks justru kesulitan mendominasi Wilayah Timur. Karl-Anthony Towns itu menerima kritikan di tengah tekanan besar yang dihadapinya.

“Ketika kami berada di posisi yang seperti itu di playoff, kami bisa saja memenangkan pertandingan. Bagi saya, karier saya selalu penuh tekanan. Saya selalu dituntut untuk memenuhi standar yang lebih tinggi daripada orang lain,” ungkap KAT usai mengalahkan Chicago Bulls 105-99 kemarin.

KAT mendapat kritikan mulai dari kesalahan dalam pertahanan hingga tentang konsistensi. Sering kali pemain asal Republik Dominika itu menjadi kambing hitam ketika Knicks gagal mencapai target.

Baca juga: Knicks Bangkit Dari Defisit 18 Poin Untuk Mengalahkan Rockets

Knicks mengambil KAT dalam pertukaran dengan Minnesota Timberwolves dan melibatkan Charlotte Hornets pada awal Oktober 2024. Dalam pertukaran itu, Knicks menyerahkan Donte DiVincenzo dan Julius Randle ke Timberwolves.

Selama dua musim di New York, KAT belum berhasil membawa Knicks melangkah ke Final NBA. Perolehan yang dicapai terakhir kali pada 25 tahun yang lalu. Knicks kalah 4-2 dari Indiana Pacers di Final Wilayah Timur 2025.

“Saya mengerti bahwa kritikan akan selalu menyertai langkah saya. Itu terjadi ketika Anda tidak berhasil mencapai target yang diinginkan dan itu memang wajar,” imbuh Rookie of the Year 2016 itu.

Baca juga: Cade Cunningham Membakar Madison Square Garden

Knicks (37-21) di peringkat ketiga Wilayah Timur. Knicks berada di bawah Detroit Pistons (42-14) dan Boston Celtics (37-19). Cleveland Cavaliers (36-22) mengejar di posisi keempat dan bersiap mengambil alih saat Knicks terpeleset.

Saat ini KAT fokus melakukan apapun untuk membantu Knicks melaju jauh di playoff. Perjalanan Knicks tidak mudah. Bersaing di tiga besar, Knicks kalah 0-3 dari Pistons pada musim ini dan bersaing 2-1 dengan Celtics.

KAT masih produktif dengan rata-rata 20,1 poin, 11,8 rebound, dan 2,9 asis dalam 54 pertandingan. KAT memiliki akurasi 47,1 persen. Ia meraih All-Star keenam pada musim ini dengan tiga edisi beruntun.

“Karier saya berdasarkan upaya saya untuk mendapatkan cincin juara dan memenangkan liga. Saya memahami sekarang bahwa kemenangan mengalahkan segalanya,” ucap pemain 30 tahun itu. (rag)

Foto: NBA

Komentar