IBL

Austin Reaves
Kings Sapu Bersih Lakers di Musim 2023-2024
Sacramento Kings mendominasi Los Angeles Lakers dalam perjalanan menuju kemenangan nyaman 120-107 di California Utara, Rabu (13/3) waktu Amerika Serikat. Sacramento menyapu seri musim ini dengan Los Angeles 4-0, sementara Anthony Davis belum mencatatkan kemenangan melawan bintang Kings Domantas Sabonis dalam sepuluh pertandingan. Lakers saat ini berada di peringkat kesembilan klasemen Wilayah Barat dengan 36 kemenangan dan 31 kekalahan.
Meski Sedang Terseok-seok, Kings Masih Berkuasa atas Lakers
Meski tengah terseok-seok, Sacramento Kings tetap tangguh atas rivalnya, Los Angeles Lakers, Rabu (6/3), waktu setempat. Bertandang ke Crypto.com Arena, Kings keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 130-120. Performa solid Kings di kuarter dua dengan laju (44-20) membuat gim berhasil mereka kontrol lebih mudah. Meski Lakers selalu unggul di poin per kuarter di sisa dua kuarter selanjutnya, Kings tetap berhasil di depan. 
Meski Membuat 20 Turnover, Lakers Tetap Berhasil Ungguli Thunder
Los Angeles Lakers membuat 20 turnover namun tetap berhasil mengamankan kemenangan 116-104 atas Oklahoma City Thunder, Senin (4/3), waktu setempat. Kunci kemena...
Kemenangan Nuggets Merusak Momen 40 Ribu Poin LeBron James
LeBron James menjadi pemain pertama NBA yang menyentuh 40 ribu poin. Tetapi momen bersejarah itu lagi-lagi tidak berlangsung dengan manis. Sebab, Los Angeles Lakers menelan kekalahan 124-114 dari Denver Nuggets di Crypto.com Arena
Bekuk Wizards di Overtime, Lakers Sapu Bersih Back-to-back Game
LeBron berjarak sembilan poin menuju 40.000 poin.
LeBron Membara! Lakers Pangkas Defisit 21 Poin & Unggul 3-1 dari Clippers
Lakers menjadi penguasa Los Angeles. Dalam pertemuan keempat di musim reguler, Lakers menumbangkan Clippers untuk ketiga kalinya. LeBron James dkk memukul balik Clippers dan merebut kemenangan 116-112 di Crypto.com Arena.
Dampak Positif Spencer Dinwiddie untuk Lakers
Spencer Dinwiddie diambil Los Angeles Lakers dari pasar bursa pemain "free agent", pada 12 Januari 2024. Meski tidak jelas apa yang diinginkan Lakers dengan keputusan tersebut, namun lambat laun Dinwiddie mulai dirasakan kehadirannya. Dia membuat tugas Austin Reaves lebih mudah, serta mengurangi sedikit tekanan pada LeBron James.